Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Januari 2026, 18.33 WIB

Viral Pak Ogah Blokade Exit Tol Rawa Buaya Pakai Rantai, Nekat Paksa Pungli ke Sopir Truk

Sebanyak lima orang juru parkir liar atau pak ogah diciduk oleh Polsek Cengkareng pada Jumat (28/11).(Istimewa) - Image

Sebanyak lima orang juru parkir liar atau pak ogah diciduk oleh Polsek Cengkareng pada Jumat (28/11).(Istimewa)

JawaPos.com - Aksi "Pak Ogah" meresahkan kembali terjadi di Jakarta Barat. Kali ini, mereka nekat memblokade akses Exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, menggunakan rantai dan pembatas jalan demi meminta uang kepada pengendara.

Video aksi pungli ini mendadak viral di media sosial setelah menunjukkan bagaimana para pelaku mencegat mobil yang ingin keluar tol menuju Jalan Outer Ring Road.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat tiga orang pria berbagi peran. Satu orang berjaga di sisi jalan, sementara dua lainnya berdiri di tengah jalur untuk memastikan tidak ada mobil yang melintas sebelum memberikan uang.

Merespons keresahan warga, pihak kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penertiban.

Kanit Lantas Cengkareng AKP Yeni menuturkan, petugas gabungan dari Satlantas Polres Metro Jakarta Barat dan Sudinhub langsung mendatangi lokasi usai video itu viral di media sosial. Namun para pelaku diduga sudah mencium kedatangan petugas dan melarikan diri.

"Pada saat dilakukan pengecekan dan penjagaan oleh petugas, tidak ditemukan adanya Pak Ogah. Kemungkinan mereka sudah melarikan diri atau membubarkan diri saat mengetahui kedatangan petugas," ujar Yeni, Rabu (14/1).

Senada dengan itu, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Aang Kaharudin mengaku sudah melakukan pemantauan sejak Selasa (13/1) sore. Namun, para pelaku sangat licin saat hendak diamankan.

"Kemarin juga sudah langsung dicek. Namun pada saat mau diamankan, pak ogahnya melarikan diri," ucap Aang.

Pengawasan Ketat di Titik Rawan Pungli

KBO Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Sudarmo mengakui, area Exit Tol Rawa Buaya memang menjadi titik favorit bagi para Pak Ogah untuk mencari keuntungan pribadi secara ilegal.

Untuk mencegah kejadian serupa terulang, polisi kini menggandeng Dishub dan Satpol PP untuk melakukan pengawasan rutin di area tersebut.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan polsek Cengkareng, Dishub Rawa Buaya, dan Satpol PP," jelas Sudarmo.

Ia berkomitmen akan terus menyisir lokasi-lokasi rawan guna memastikan kenyamanan pengguna jalan tol tetap terjaga.

"Akan dilakukan pemantauan di lokasi Exit Tol Rawa Buaya supaya tidak terjadi pungli," imbuhnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore