Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Februari 2026, 05.58 WIB

Ciptakan Wisata Autentik, Utusan Khusus Presiden Zita Anjani Perkuat Pariwisata Berbasis Konservasi Budaya dan Lingkungan

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani saat melakukan kunjungan kerja ke Riau. (Istimewa) - Image

Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani saat melakukan kunjungan kerja ke Riau. (Istimewa)

JawaPos.com - Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata, Zita Anjani menggalakan pariwisata berbasis konservasi budaya dan lingkungan. Program ini ditargetkan mampu membangun pariwisata berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat.
 
Zita pun melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau, tepatnya Kota Pekanbaru, Kabupaten Siak, dan Kabupaten Kampar. Di Kota Pekanbaru, Zita berdialog dengan komunitas RHC dan Komunitas Suku Seni. Komunitas ini aktif menggerakkan pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas. 
 
“Komunitas adalah jantung dari pariwisata berbasis pengalaman. Ketika budaya dirawat oleh generasi mudanya sendiri, di situlah pariwisata menemukan ruhnya,” ujar Zita, Jumat (13/2). 
 
Kunjungan dilanjutkan ke Kabupaten Siak, yang dikenal dengan kekayaan sejarah dan budaya Melayu. Di sana dia menggelar audiensi bersama Komunitas Suwai dari Skelas, kelompok anak muda yang aktif mengembangkan pariwisata berbasis pengalaman dan pelestarian budaya. 
 
 
Zita juga meninjau destinasi wisata sejarah dan mencicipi khas Makan Berhanyut, konsep wisata kuliner yang menghadirkan sensasi menikmati hidangan ikan di atas perahu sambil menyusuri sungai. 
 
Pengalaman pariwisata menjadi daya tarik sendiri bagi pelancong. Sebab, konsep seperti ini jarang ditemukan di tempat lain.
 
“Manusia tidak benar-benar bepergian untuk melihat tempat baru, tetapi untuk menemukan cara baru melihat dunia dan dirinya sendiri. Pariwisata bukan hanya tentang jarak, tetapi tentang nilai yang kita temui di sepanjang perjalanan. Dan nilai itu, di Indonesia, bernama budaya,” imbuhnya. 
 
Rangkaian kunjungan kemudian berlanjut ke Kabupaten Kampar. Di sana Zita mendatangi situs bersejarah Candi Muara Takus, salah satu peninggalan penting peradaban masa lampau di Sumatera. 
 
“Budidaya yang dirawat dengan benar bisa menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan. Namun pelestarian harus selalu menjadi prioritas utama agar nilai sejarahnya tetap terjaga untuk generasi mendatang,” jelasnya.
 
Melalui rangkaian agenda di tiga wilayah tersebut, UKP pariwisata menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem pariwisata yang berpijak pada identitas budaya, pemberdayaan komunitas dan pelaku ekonomi kreatif dinilai menjadi kunci agar pariwisata Riau tumbuh sebagai yang autentik, berdaya saing serta memberikan dampak ekonomi yang inklusif bagi masyarakat.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore