Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 November 2025, 21.56 WIB

Menkeu Purbaya Optimistis Tax Ratio Naik di Kuartal IV 2025: Ekonomi Mulai Bergerak Lagi

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal potensi tax ratio Naik di kuartal IV 2025 di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (10/11). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal potensi tax ratio Naik di kuartal IV 2025 di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (10/11). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Meski ekonomi sempat lesu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis rasio penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto (PDB) atau tax ratio, akan meningkat pada kuartal IV 2025. 

"Tax ratio turun kan karena ekonominya melambat sebetulnya di triwulan ketiga, (terutama) di private sector," tutur Purbaya usai mengisi kuliah umum di Kampus C Universitas Airlangga, Senin sore (10/11).

Sebagai informasi, Kemenkeu menetapkan target tax ratio 2025 sebesar 10,02 persen. Namun hingga kuartal III 2025, tax ratio hanya mencapai 8,58 persen. Angka tersebut masih di bawah target, yakni kurang 1,44 persen. 

Bahkan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya (YOY), tax ratio kuartal III tahun 2025 sebesar 8,58 persen, menjadi yang terendah sejak era pandemi Covid-19. 

Adapun capaian tax ratio kuartal III 2024 sebesar 9,48 persen, 10,15 persen pada kuartal III 2023, 10,9 persen pada kuartal III 2022, DAN 8,28 persen pada kuartal III 2021 (saat masa pandemi Covid-19).

Lalu berdasarkan pembukuan Kemenkeu, hingga kuartal III atau Januari sampai September 2025, realisasi penerimaan perpajakan (pajak plus cukai) mencapai Rp 1.516,6 triliun. Dari jumlah itu, realisasi pajak menyumbang sebesar Rp 1.295,3 triliun.

Meski begitu, Purbaya yakin capaian tax ratio pada kuartal IV tahun 2025 akan mencapai target.

Terlebih, sejumlah kebijakan strategis sudah mulai berjalan, seperti dana likuiditas ke bank-bank Himbara sebesar Rp 200 triliun.

"Triwulan keempat kita kasih stimulus cukup besar, uang kita gelontorkan ke sistem. Sepertinya real sector juga mulai bergerak lebih cepat. Harusnya sih akan sedikit membaik, yang jelas (tax ratio) nggak turun," imbuhnya. 

Mantan Ketua Dewan Komisioner LPS itu berharap berbagai kebijakan dan stimulus yang dijalankan mampu meningkatkan kinerja pemungutan pajak tahun depan, sehingga rasio pajak dapat mencapai target yang ditetapkan.

"Tetapi yang penting nanti dengan perbaikan ini (kebijakan), tahun depan, 2026, pengumpulan tax (pajak) akan jauh lebih bagus dibanding dengan sekarang, tax ratio akan meningkat," pungkas Purbaya. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore