Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 November 2025, 06.24 WIB

Menkeu Purbaya Ungkap Sejumlah K/L Nyerah Genjot Belanja Akhir Tahun, Kembalikan Anggaran Rp 3,5 Triliun

Menkeu Purbaya mengungkap sejumlah Kementerian/Lembaga tak mau genjot belanja akhir tahun, Total anggaran Rp 3,5 triliun dikembalikan. (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Menkeu Purbaya mengungkap sejumlah Kementerian/Lembaga tak mau genjot belanja akhir tahun, Total anggaran Rp 3,5 triliun dikembalikan. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan sudah ada sejumlah Kementerian/Lembaga (K/L) yang telah mengembalikan anggaran senilai total Rp 3,5 triliun. 

Pengembalian itu dilakukan, usai dirinya meminta seluruh K/L untuk segera mempercepat belanja pada Kuartal IV-2025. 

Meski demikian, Purbaya memastikan belanja K/L masih terus bergerak dan rata-rata masih sesuai dengan rencana. Adapun yang telah mengembalikan, alasannya karena mereka tidak mau membelanjakannya. 

"(Penyerapan belanja K/L) sedang kami pelajari, ini kan sedang gerak. Rata-rata masih sesuai rencana, tapi ada juga beberapa yang nyerah dan balikkan uang ke kita. Tapi kita hitung hitung ada 3,5 triliun yag dibalikin sampai dengan sekarang, karena mereka gak mau belanja," kata Purbaya dalam Media Briefing di Kantornya, Jumat (14/11). 

Meski begitu, Purbaya enggan menyebut secara spesifik K/L mana yang mengembalikan anggaran belanja tersebut.

Menurut dia, daftar K/L yang telah menyerah dengan mengembalikan APBN ke Kemenkeu bersifat rahasia. "Kementerian apa? Ah itu rahasia," tukasnya. 

Sebelumnya, Purbaya mengakui bahwa kebijakannya yang meminta Kementerian/Lembaga (K/L) hingga pemerintah daerah (Pemda) untuk segera menggenjot belanja telah direstui oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Salah satu alasannya, kata Purbaya, belanja yang digenjot bertujuan agar ekonomi Indonesia bisa tumbuh lebih cepat pada Kuartal atau Triwulan IV-2025. 

"Saya pernah bilang ke beliau Saya akan memastikan belanjanya tepat waktu. Dia bilang go ahead aja jalan Kenapa? Karena kita perlu ekonomi yang lebih cepat di triwulan keempat tahun ini," kata Purbaya saat ditemui Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (27/10).

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore