Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 November 2025, 06.49 WIB

Kebijakan Fiskal Aman, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Pastikan Defisit APBN 2025 Terkendali

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Istimewa) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Istimewa)

JawaPos.com–Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada dalam koridor kehati-hatian. 

Dia menegaskan defisit APBN tahun ini dipastikan tetap aman dan dijaga tidak melampaui batas 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). 

“Defisit masih aman kita jaga di bawah 3 persen, jadi enggak usah takut, saya melanggar prinsip kehati-hatian pengelolaan fiskal,” tegas Purbaya di Jakarta, Minggu (16/11). 

Dia menekankan bahwa berbagai langkah fiskal yang ditempuh pemerintah tetap mengikuti prinsip kehati-hatian. Termasuk, kebijakan penempatan dana pemerintah ke perbankan yang sebelumnya menjadi perhatian publik. 

Bendahara negara ini memastikan bahwa langkah tersebut merupakan mekanisme pengelolaan likuiditas pemerintah yang bertujuan menjaga stabilitas sistem keuangan. Dana yang ditempatkan ke perbankan bukan merupakan penciptaan likuiditas baru, sehingga tidak memberikan tekanan pada inflasi maupun ruang fiskal. 

“Jadi saya keluarin Rp 200 triliun ke perbankan itu enggak ada uang baru sebetulnya, itu uangnya cuma dipindahin ke bank, masih punya saya. Jadi aman, pasti kaya,” jelas Purbaya. 

Sebelumnya, hingga akhir September 2025, APBN tercatat defisit senilai Rp 371,5 triliun atau 1,56 persen PDB. Di sisi lain, pendapatan negara hingga akhir September 2025 tercatat Rp 1.863,3 triliun atau telah mencapai 65 persen terhadap outlook yang ditetapkan.  

Pemasukan itu lebih rendah dari periode yang sama tahun lalu secara nominal. Tekanan dari sisi pendapatan ini bersumber dari penurunan harga komoditas global yang mempengaruhi pendapatan penerimaan perpajakan khususnya di sektor migas dan tambang.  

Sementara itu, penerimaan perpajakan mencapai Rp 1.519,6 triliun kontraksi sebesar 2,9 persen year on year dengan penerimaan pajak sebesar Rp 1.295,3 triliun dan biaya cukai sebesar Rp 221,3 triliun. Di sisi lain, dari sisi belanja negara hingga 30 September 2025, realisasinya mencapai Rp 2.234,8 triliun atau 63,4 persen dari outlook.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore