Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Oktober 2025, 05.09 WIB

Punya Nilai Sejarah, Fraksi PKB DPRD Jakarta Dukung Revitalisasi Pasar Taman Puring Usai Kebakaran

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Sutikno. (Istimewa) - Image

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Sutikno. (Istimewa)

JawaPos.com - Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) DPRD DKI Jakarta mendorong Pemprov DKI Jakarta merevitalisasi Pasar Taman Puring, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. PKB menilai penting untuk membangun kembali pusat perekonomian di pasar tersebut usai terbakar pada 28 Juli 2025 lalu.

Akibat kebakaran tersebut, 552 kios pedagang hangus tak bisa dioperasikan lagi. Kondisi ini mempengaruhi perekonomian ribuan pelaku UMKM.

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Sutikno mengatakan, siap mengawal proses revitalisasi pasar. Terlebih, pihaknya sudah melakukan audiensi dengan 20 perwakilan Paguyuban Pedagang UMKM Pasar Taman Puring, di ruang Fraksi PKB DPRD DKI, pada Selasa (21/10). 

“Kami sudah mendapatkan instruksi langsung dari DPP dan DPW PKB untuk mengawal aspirasi teman-teman pedagang agar proses revitalisasi bisa segera berjalan,” ujar Sutikno.

Sutikno mengungkapkan bahwa pihaknya bersama perwakilan pedagang telah bertemu Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Kamis (9/10). Pramono menyatakan siap membangun kembali pasar yang terbakar.

“Gubernur sudah menyatakan komitmennya untuk membangun ulang Pasar Taman Puring. Kami di fraksi akan kawal terus agar janji itu benar-benar terealisasi,”
imbuhnya.

Politikus PKB ini menilai, Pasar Taman Puring memiliki sejarah panjang bagi Jakarta. Lokasi ini sudah berdiri sejak zaman dahulu dan banyak digandrungi masyarakat.

“Pasar ini punya nilai sejarah. Dulu jadi tempat warga mencari barang-barang murah dan tempat berkumpulnya masyarakat. Jangan sampai hilang,”
ujar Sutikno.

Sementara, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Taman Puring, Mohammad Zen, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan Fraksi PKB DPRD DKI. Ia menyebut, dukungan tersebut menjadi harapan baru bagi ribuan keluarga yang terdampak.

“Kami berterima kasih atas respon cepat FPKB. Tidak ada maksud lain, kami hanya ingin agar nasib sekitar 3.000 anggota keluarga yang bergantung hidup dari pasar ini bisa dihidupkan kembali,” kata Zen.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore