
Sejumlah warga saat memilih bawang merah di Gerakan Pasar Murah (GPM) Bawang Merah di halaman Kantor Kelurahan Tegal Parang, Jakarta, Senin (6/5/2024).
JawaPos.com - Pasar Murah masih terus dilaksanakan di Jakarta. Hal itu untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok menuturkan, Pasar Murah itu dilakukan oleh BUMD-BUMD pangan Pemprov DKI.
“Pasar Murah itu untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan di Jakarta,” terangnya.
Menurut Hasudungan, Pemprov DKI akan terus mendukung perluasan jangkauan layanan, termasuk penguatan sistem hub pangan dan operasional mobil pasar keliling. Oleh karena itu, mereka akan meningkatkan kolaborasi lintas wilayah bersama kelurahan dan fasilitas publik sehingga pangan di Jakarta terjangkau dan dapat diakses merata.
“Kami memastikan dukungan penuh agar upaya melalui Pasar Murah ini terus berkelanjutan. Harapannya, tidak hanya menjaga keterjangkauan harga dan pasokan pangan, tetapi juga membantu pengendalian inflasi Jakarta secara konsisten,” tambahnya.
Salah satu BUMD pangan yang melaksanakan Pasar Murah itu adalah Dharma Jaya. Hingga triwulan ketiga tahun 2025, Dharma Jaya telah melaksanakan 808 kegiatan pasar murah. Jumlah itu telah melampaui target awal sebesar 695 pasar murah, bahkan diproyeksikan akan tembus hingga 975 pasar murah.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman menuturkan, capaian itu menunjukkan tingginya minat sekaligus kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Antusiasme warga tinggi dan kebutuhannya besar. Kami optimistis akan bisa tembus ke angka 900 kegiatan pasar murah tahun ini,” kata Raditya.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat itu karena harga yang lebih murah dari harga pasar serta variasi produk yang sesuai kebutuhan rumah tangga. Di antaranya, daging dan telur yang menjadi primadona pembeli.
“Kami memang menjual beberapa barang di bawah harga pasar. Itu sebabnya masyarakat sangat antusias datang ke bazar murah kami. Selain itu, kami juga mencoba memenuhi permintaan kebutuhan pangan masyarakat,” tambahnya.
Untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat, Dharma Jaya akan menambah armada mobil keliling menjadi 16 unit, dari sebelumnya hanya delapan unit. Mobil-mobil ini beroperasi setiap hari, berkeliling ke berbagai kelurahan, RPTRA, rumah susun, dan fasilitas publik di seluruh wilayah DKI Jakarta.
“Kalau mobil keliling itu kan bergantian datang ke tiap kelurahan. Keberadaan mobil keliling ini membantu kami sehingga dapat melampaui target, bahkan melampaui capaian tahun lalu sebanyak 500 kegiatan pasar murah. Karena tahun lalu, eksisting mobil keliling ada delapan unit, tahun ini rencananya kita tambah jadi 16 unit,” terangnya.
Senada dengan Hasudungan, Raditya juga menyebutkan bahwa kegiatan pasar murah tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga berkontribusi menekan laju inflasi di Jakarta. “Selain membantu warga secara langsung, program pasar murah ini juga membantu stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi daerah,” pungkas Raditya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
