Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Oktober 2025, 20.45 WIB

Anak Muda Didorong Jadi Agen Digitalisasi BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Kota Depok melakukan sosialisasi di SMAN 1 Depok. (Febry Ferdian/Jawa Pos) - Image

BPJS Kesehatan Kota Depok melakukan sosialisasi di SMAN 1 Depok. (Febry Ferdian/Jawa Pos)

JawaPos.com-Transformasi digital yang tengah dilakukan BPJS Kesehatan mendorong peran aktif generasi muda untuk membantu orang tua dalam memanfaatkan layanan berbasis digital, khususnya melalui aplikasi Mobile JKN.

Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan Zuamah menjelaskan bahwa anak muda menjadi target penting dalam perluasan pemanfaatan aplikasi tersebut. Kalangan muda lebih adaptif terhadap teknologi dan dapat menjadi jembatan bagi generasi sebelumnya.

“Transformasi digital ini memang sudah jadi ranahnya anak-anak muda. Mereka yang nanti membantu orang tuanya dalam menggunakan aplikasi Mobile JKN,” ujar Zuamah saat kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN di SMAN 1 Depok.

Dia menuturkan bahwa saat ini BPJS Kesehatan aktif menyosialisasikan layanan digital melalui berbagai platform media sosial, termasuk TikTok Live dan Instagram. Platform tersebut dinilai efektif menjangkau kalangan muda karena interaktif dan memungkinkan peserta untuk langsung bertanya.

“Kalau orang tua mungkin tidak ikut TikTok Live, tapi anak-anak muda ini aktif. Biasanya informasi tentang BPJS itu justru mereka dapat lewat media sosial seperti TikTok,” tambah Zuamah.

Berdasar data BPJS Kesehatan, pengguna Mobile JKN terbanyak berada pada rentang usia 30-40 tahun. Sedangkan sekitar 20 persen merupakan usia 10-20 tahun dari total peserta aktif di Kota Depok yang mencapai 98 persen dari 2,4 juta penduduk.

Saat ini penggunaan Mobile JKN mulai menunjukkan peningkatan seiring dengan kewajiban kepesertaan JKN di berbagai institusi pendidikan.

“Sekarang beberapa sekolah sudah mewajibkan siswanya terdaftar aktif JKN. Begitu juga untuk masuk kuliah atau pengurusan SKCK, harus menunjukkan status kepesertaan aktif. Karena kami tidak lagi mencetak kartu fisik, semuanya cukup menggunakan tampilan digital di aplikasi Mobile JKN,” jelas Zuamah.

Wakil Kepala SMAN 1 Depok Iwan Setiawan mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut. Dia berharap kegiatan serupa bisa lebih sering dilakukan agar pelajar dan masyarakat semakin memahami manfaat serta kemudahan layanan digital BPJS Kesehatan.

“Sosialisasi seperti ini sangat baik, apalagi bagi anak-anak muda. Mereka jadi tahu bahwa semua urusan BPJS bisa dilakukan lewat ponsel. Harapannya kegiatan ini bisa lebih sering dilakukan agar masyarakat makin mudah mendapat pelayanan,” ujar Iwan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore