Logo JawaPos
Author avatar - Image
19 November 2025, 17.53 WIB

Takziah ke Rumah Keluarga Siswa SMPN 19 yang Jadi Korban Bullying, Wali Kota Tangsel Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Perundungan

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bertakziah ke rumah duka MH, siswa SMPN 19 Tangsel, yang meninggal dunia setelah menjadi korban bullying atau perundungan di sekolah. (Pemkot Tangsel) - Image

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie bertakziah ke rumah duka MH, siswa SMPN 19 Tangsel, yang meninggal dunia setelah menjadi korban bullying atau perundungan di sekolah. (Pemkot Tangsel)

JawaPos.com - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie bertakziah ke rumah duka MH, siswa SMPN 19 Tangsel, pada Selasa malam (18/11). Dalam kesempatan itu, Benyamin tidak hanya memastikan pendampingan untuk keluarga korban bullying tersebut, melainkan juga menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi perundungan.

Benyamin memerintahkan seluruh jajaran Dinas Pendidikan Tangsel untuk menyiapkan laporan lengkap terkait kondisi sekolah dan langkah-langkah yang telah diambil oleh pihak sekolah. Dia memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel akan menindaklanjuti laporan tersebut untuk menentukan langkah korektif yang dibutuhkan.

”Tindakan korektif akan diterapkan berdasarkan fakta dan temuan lapangan. Tidak ada toleransi terhadap tindakan perundungan di sekolah,” kata dia menegaskan.

Menurut Benyamin, meninggalnya MH menjadi duka mendalam. Tidak hanya bagi keluarga, melainkan juga bagi jajaran Pemkot Tangsel. Untuk itu, pihaknya memberikan dukungan moril dan memastikan pendampingan terhadap pihak keluarga dilakukan secara komprehensif dan sampai tuntas. Itu menjadi salah satu wujud tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan. 

”Atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan, kami menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Kehadiran kami bersama camat Serpong dan segenap perangkat daerah menunjukkan komitmen pemerintah untuk mendampingi keluarga secara menyeluruh,” ucap dia.

Orang nomor satu di Pemkot Tangsel itu menyatakan bahwa pihaknya sudah berdialog langsung dengan keluarga MH. Tujuannya untuk memahami lebih dalam mengenai perkembangan situasi dan memastikan bahwa kebutuhan keluarga dapat difasilitasi. Tidak hanya dinas pendidikan, dinas sosial hingga pihak kelurahan dan kecamatan juga diminta memberikan atensi.

Khususnya pada dugaan perundungan yang dialami oleh MH sebelum meninggal dunia. Benyamin menegaskan. Pemkot Tangsel sedang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme perlindungan peserta didik di SMPN 19 Tangsel dan sekolah lainnya. Evaluasi tersebut mencakup penguatan fungsi pengawasan, prosedur penanganan kasus, hingga peningkatan kapasitas pencegahan.

”Sekolah harus menjadi ruang aman bagi seluruh siswa. Pemerintah kota akan melakukan evaluasi secara komprehensif untuk memastikan mekanisme perlindungan berjalan sebagaimana mestinya dan tindakan perundungan tidak terulang,” bebernya.

Berkaitan dengan proses hukum, Pemkot Tangsel menyerahkan hal itu secara penuh kepada pihak kepolisian. Menurut Benyamin, pihaknya menghormati dan mendukung proses penyelidikan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum. Dia memastikan, koordinasi berjalan dengan baik tanpa mengganggu kewenangan penyidik.

”Proses hukum sepenuhnya menjadi ranah Polisi. Pemerintah Kota Tangerang Selatan menghormati kewenangan penyidik dan akan memberikan dukungan administratif apabila diperlukan. Kami memastikan bahwa seluruh proses berjalan objektif dan sesuai ketentuan,” terangnya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore