Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Desember 2025, 07.18 WIB

Detik-Detik Mencekam Evakuasi Jasad Mandor Tertimbun Bangunan Ambruk di Kelapa Gading

Petugas Gulkarmat bersiap melakukan pencarian korban tertimba gedung tiga lantai yang ambruk di Kelapa Gading, Jakut, pada Kamis (4/12) (ANTARA/Gulkarmat) - Image

Petugas Gulkarmat bersiap melakukan pencarian korban tertimba gedung tiga lantai yang ambruk di Kelapa Gading, Jakut, pada Kamis (4/12) (ANTARA/Gulkarmat)

JawaPos.com-Suasana mencekam menyelimuti Perumahan Bukit Gading Mediterania, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (4/12) malam. Setelah hampir 10 jam bertempur dengan puing runtuhan, petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) akhirnya berhasil mengevakuasi jasad SM, pria 56 tahun yang tertimpa bangunan ambruk bekas sekolah Rising Star Institute.

“Proses evakuasi selesai dilakukan dan jasad berhasil dievakuasi pukul 22.34 WIB,” ujar Kasiops Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, dengan napas lega usai operasi panjang tersebut.

Gatot menjelaskan, upaya pencarian dilakukan sejak pukul 12.42 WIB. Sebanyak 54 personel dikerahkan, dilengkapi alat berat dan perangkat pencarian visual demi menemukan korban yang tertimbun di antara bongkahan beton dan besi.

“Korban berhasil dievakuasi oleh Tim Damkar dan dibawa oleh Tim Inafis Polri ke RS Polri Kramat Jati,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolsek Kelapa Gading Kompol Seto Handoko Putra mengonfirmasi bahwa bangunan tiga lantai itu sedang dalam proses renovasi dan direncanakan untuk diratakan, sebelum kemudian dijual sebagai kavling oleh pengembang Agung Podomoro Land (APL). Pekerjaan proyek, kata Seto, diserahkan kepada mandor secara perorangan.

“Kejadian ini terjadi sekitar pukul 12.36 WIB. Kami mendapatkan laporan dari warga bahwa ada bangunan roboh dan satu orang tertimpa runtuhan,” ungkap Seto.

Korban yang tertimpa merupakan salah satu mandor yang bekerja di lokasi. Dia berada di dalam bangunan saat struktur tiba-tiba ambruk.

Saksi lainnya, SR, juga seorang mandor di proyek yang sama, hanya bisa terdiam syok menyaksikan temannya tertelan reruntuhan—tanpa sempat diselamatkan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti ambruknya bangunan tersebut, termasuk memastikan aspek keselamatan dalam proyek pembongkaran. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore