Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Desember 2025, 00.05 WIB

Tumpukan Sampah Menggunung di Bawah Flyover Ciputat Ditutup Terpal dan Disemprot Anti Bau

Tumpukan sampah di bawah flyover Tangsel yang ditutupin terpal. (dok.Humas Tangsel) - Image

Tumpukan sampah di bawah flyover Tangsel yang ditutupin terpal. (dok.Humas Tangsel)

JawaPos.com - Persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menjadi sorotan. Dalam beberapa hari terakhir, tumpukan sampah terlihat mengganggu kenyamanan warga, terutama di kawasan Pasar Ciputat. 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel Bani Khosyatullah mengatakan, pihaknya terus melakukan langkah cepat dan terukur dalam menangani tumpukan sampah yang terjadi di sejumlah titik. Diantaranya, di bawah flyover Ciputat dan Puskesmas Serpong. 

Upaya yang dilakukan adalah menutup tumpukan sampah menggunakan terpal serta melakukan penyemprotan rutin guna meminimalisir bau tidak sedap dan menjaga kenyamanan masyarakat sekitar.

Langkah tersebut merupakan penanganan sementara sambil memastikan proses pengangkutan dan pengelolaan sampah berjalan optimal.

"Penutupan dengan terpal dan penyemprotan ini kami lakukan agar dampak bau dapat ditekan, khususnya bagi warga di sekitar lokasi. Ini adalah bagian dari penanganan cepat agar situasi tetap terkendali dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat," kata Bani, kemarin (14/12).

Bani menjelaskan, penyemprotan dilakukan menggunakan cairan ramah lingkungan yang berfungsi menekan aroma tidak sedap sekaligus menjaga kebersihan area sekitar tumpukan sampah. Petugas di lapangan juga terus disiagakan untuk memantau kondisi secara berkala.

"Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Karena itu, langkah-langkah teknis di lapangan terus kami perkuat, baik dari sisi pengangkutan, pengendalian bau, hingga penataan lokasi agar lebih tertib dan aman," terangnya.

Selain penanganan di titik-titik tumpukan sampah, Pemkot Tangsel juga terus melakukan pembenahan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang.

Sejumlah upaya tengah berjalan, di antaranya penataan Landfill 3 dengan metode terasering di anak Kali Cirompang untuk mencegah longsor, pembangunan beronjong di area landfill, pembukaan akses jalan menuju Landfill 4, serta pembebasan lahan yang akan digunakan sebagai Material Recovery Facility (MRF).

Pemkot Tangsel pun mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung langkah-langkah yang dilakukan pemerintah. "Kami mohon dukungan masyarakat. Dengan kolaborasi bersama, persoalan sampah ini bisa kita atasi secara bertahap dan berkelanjutan," pungkas Bani.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore