Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Januari 2026, 19.45 WIB

Hampir 6.000 Jalan Berlubang Ditangani Akibat Cuaca Ekstrem

Penambalan jalan berlubang menjelang arus mudik. (Jawa Pos) - Image

Penambalan jalan berlubang menjelang arus mudik. (Jawa Pos)

JawaPos.com - Curah hujan tinggi yang masih melanda Jakarta berdampak pada kondisi sejumlah ruas jalan. Lubang-lubang bermunculan di berbagai titik dan berpotensi membahayakan pengendara. Pemprov DKI memastikan penanganan darurat terus dilakukan, sembari menunggu cuaca lebih bersahabat untuk perbaikan permanen.

Gubernur DKI Pramono Anung menuturkan, awalnya Pemprov berencana menunggu hingga intensitas hujan menurun sebelum melakukan perbaikan menyeluruh. Namun, melihat kondisi di lapangan, dia memerintahkan seluruh jalan berlubang segera ditangani.

‘’Untuk jalan berlubang, sebenarnya kami ingin menunggu sampai curah hujan turun (Tidak lebat, Red). Tapi kemarin, saya sudah memerintahkan semua jalan berlubang untuk ditangani,” ujarnya.

Namun, penanganan dengan tambal sulam itu diakuinya hanya bersifat sementara. Perbaikan permanen baru bisa dilakukan setelah musim hujan mereda. “Begitu nanti curah hujannya sudah turun dan tidak seperti sekarang, kami akan lakukan perbaikan secara permanen,” tambahnya.

Berdasarkan data yang diterimanya dari Dinas Bina Marga DKI, hingga saat ini hampir 6.000 lubang jalan telah ditangani di seluruh wilayah Jakarta. “Itu semua perbaikan sementara. Nanti akan kita permanenkan,” tambah Pramono.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga (DBM) DKI Heru Suwondo menuturkan, secara teknis, belum ada aspal yang benar-benar tahan terhadap air dan genangan. ‘’Aspal kalau terkena air memang melemahkan ikatannya. Sampai saat ini belum ada aspal yang benar-benar tahan hujan, genangan, dan beban kendaraan secara terus-menerus,” katanya.

Menurut Heru, kondisi tersebut menyebabkan fenomena pumping, yakni terkelupasnya aspal akibat tekanan kendaraan dan air. Karena itu, penanganan yang dilakukan saat ini difokuskan pada tambalan darurat.

‘’Memang saat ini penanganan kami lakukan adalah penanganan sementara,’’ tambahnya. Dengan langkah itu, dia berharap berdampak langsung terhadap kelancaran dan keselamatan mobilitas perkotaan.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore