
Ilustrasi seseorang yang sedang bekerja di kantor./Freepik
JawaPos.com - Terdapat perbedaan pengalaman yang sangat besar antara Generasi Boomer dan Generasi Z di dunia kerja modern.
Para Boomer seringkali membanggakan ketahanan mereka dalam menghadapi kondisi kerja yang keras di masa lalu. Mereka bekerja dalam lingkungan yang sangat berbeda dengan standar masa kini.
Kondisi kerja yang normal bagi Boomer mungkin terasa seperti mimpi buruk bagi karyawan Generasi Z, yang sangat menghargai keseimbangan hidup.
Menurut Geediting.com, melansir dari situs tersebut Senin (10/11), delapan hal tersebut jelas menggambarkan evolusi tempat kerja selama beberapa dekade. Perbedaan ini menunjukkan perubahan besar dalam nilai dan harapan para pekerja.
1. Asap Rokok Ada di Mana-mana, Setiap Saat
Kantor era Boomer sering dipenuhi oleh asap rokok, bahkan di meja kerja dan ruang rapat. Abu rokok diletakkan di samping peralatan kantor seperti pengarsipan. Generasi Z yang mengutamakan udara bersih dan kesehatan pasti akan kesulitan bekerja dalam lingkungan seperti itu.
2. Batasan Hidup dan Pekerjaan yang Sangat Tipis
Tidak ada batasan yang jelas antara kehidupan pribadi dan pekerjaan; jam kerja seringkali melebihi delapan jam. Mengerjakan tugas lembur hingga larut malam adalah hal yang biasa tanpa adanya negosiasi. Saat atasan meminta pekerjaan selesai esok hari, itu berarti Anda harus menyelesaikannya.
3. Bahaya di Tempat Kerja Tanpa Pengawasan Sama Sekali
Keselamatan kerja sering diabaikan; para pekerja dihadapkan pada bahaya nyata di lokasi konstruksi atau pabrik kimia. Keselamatan para pekerja diserahkan kepada nasib. Alat pelindung dan protokol keamanan sangat jarang diterapkan.
4. Diskriminasi Terbuka yang Sah Secara Hukum
Diskriminasi di tempat kerja adalah hal yang lumrah dan bahkan tidak ilegal saat itu. Komentar tidak pantas, lelucon cabul, dan perlakuan tidak adil merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Istilah "lingkungan kerja yang bermusuhan" pun belum dikenal.
5. Tidak Ada Konsep Kerja Jarak Jauh (Remote Work)
Semua pekerjaan wajib dilakukan di kantor, sehingga konsep bekerja dari rumah sama sekali tidak ada. Atasan percaya bahwa produktivitas hanya terjadi ketika mereka dapat melihat Anda duduk di kursi. Tidak ada toleransi untuk cuaca buruk atau kondisi darurat keluarga.
6. Penggunaan Mesin Tik, Kertas Karbon, dan White-Out
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
