Logo JawaPos
Author avatar - Image
11 Januari 2026, 06.13 WIB

10 Kebiasaan Orang Usia 70 Tahun yang Membuat Otak Tetap Tajam Seperti Usia 30-an

Ilustrasi kebiasaan orang usia 70 tahun yang membuat otak tetap tajam seperti usia 30-an (freepik) - Image

Ilustrasi kebiasaan orang usia 70 tahun yang membuat otak tetap tajam seperti usia 30-an (freepik)

JawaPos.com - Memasuki usia 70 tahun bukan berarti kemampuan berpikir ikut menurun. Justru, banyak orang lanjut usia yang tetap mampu mengingat detail kecil, berpikir jernih, dan beradaptasi dengan perubahan lebih baik dibanding mereka yang jauh lebih muda.

Hal ini bukan soal usia biologis, melainkan tentang kebiasaan yang terus menjaga otak tetap aktif dan terlatih.

Dikutip dari laman Global English Editing, Sabtu (10/01), orang-orang yang memiliki daya pikir luar biasa di usia lanjut biasanya menjalani kebiasaan tertentu secara alami tanpa merasa terpaksa. Berikut sepuluh di antaranya yang membuat pikiran tetap setajam di usia muda.

1. Terus Belajar Hal Baru demi Kesenangan

Belajar keterampilan baru—seperti bermain alat musik atau mempelajari bahasa asing—membantu otak membentuk koneksi saraf baru. Ketika belajar dilakukan dengan rasa senang, bukan paksaan, otak menjadi lebih fleksibel dan aktif.

2. Tidak Takut Menggunakan Teknologi

Menguasai ponsel pintar, aplikasi, atau panggilan video melatih otak untuk beradaptasi. Setiap tantangan teknologi yang berhasil diatasi memperkuat kemampuan otak dalam berpikir dan memecahkan masalah.

3. Tetap Punya Rasa Ingin Tahu

Mereka yang masih suka bertanya, membaca hal baru, dan menonton dokumenter tentang dunia yang belum dikenal, menjaga otaknya tetap hidup. Rasa ingin tahu mencegah pikiran menjadi stagnan.

4. Rutin Melatih Cara Berpikir Strategis

Baik melalui permainan seperti catur, merencanakan perjalanan, atau mengatur kegiatan keluarga, berpikir beberapa langkah ke depan melatih fungsi eksekutif otak agar tetap tajam.

5. Sering Merenungkan Pengalaman Hidup

Menulis jurnal atau sekadar merenung tentang hari yang telah dilalui membantu otak mengolah emosi dan menyimpan memori dengan lebih baik. Refleksi mengubah pengalaman menjadi kebijaksanaan.

6. Menjaga Hubungan Sosial yang Sehat

Berbicara, berdiskusi, dan tertawa bersama orang lain melatih banyak fungsi otak sekaligus. Interaksi sosial membuat otak terus bekerja dan terhindar dari kemunduran akibat isolasi.

7. Mudah Beradaptasi dengan Perubahan

Menerima perubahan dengan sikap positif dan humor menunjukkan fleksibilitas kognitif yang tinggi. Otak yang mudah menyesuaikan diri cenderung lebih awet muda.

8. Berani Mempertanyakan Diri Sendiri

Mampu mengakui kesalahan dan mengubah pandangan berdasarkan informasi baru adalah tanda kecerdasan mental. Sikap ini menjaga otak tetap terbuka dan berkembang.

9. Mengaktifkan Banyak Indra dalam Aktivitas Sehari-hari

Memasak, berkebun, atau bermain musik melibatkan berbagai indra sekaligus. Aktivitas multisensorik menciptakan jaringan saraf yang lebih kaya dan kuat.

10. Memiliki Tujuan Hidup

Entah itu menjaga resep keluarga, mendokumentasikan sejarah, atau membimbing orang lain, memiliki tujuan memberi arah dan motivasi. Otak pun tetap terstimulasi dan berorientasi ke depan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore