Logo JawaPos
Author avatar - Image
02 Februari 2026, 16.56 WIB

Psikologi Ungkap: Kebiasaan Mengucap Tolong dan Terima Kasih, Ini 7 Ciri Orang yang Alami Sopan  

Menjaga batasan sehat adalah salah satu ciri orang yang secara alami mengutamakan sopan santun (freepik) - Image

Menjaga batasan sehat adalah salah satu ciri orang yang secara alami mengutamakan sopan santun (freepik)

JawaPos.com – Ungkapan “tolong” dan “terima kasih” mungkin tampak sepele tetapi keduanya mengungkapkan sesuatu yang mendalam tentang bagaimana kita menjalani hidup dan terhubung dengan orang lain.

Bahkan ucapan keduanya itu sering dianggap sekadar tata krama dasar. Namun dalam perspektif psikologi modern, dua kata sederhana ini mencerminkan kualitas kepribadian yang jauh lebih dalam.

Orang-orang yang secara alami sopan biasanya memiliki cara berpikir yang sehat tentang diri sendiri dan orang lain.

Berikut 7 ciri psikologis yang umumnya mereka miliki sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, Senin (2/2) :

  1. Mereka menyadari adanya saling ketergantungan

Orang yang terbiasa mengucapkan tolong dan terima kasih memahami bahwa manusia tidak hidup sendiri. Secara psikologis, kesadaran ini disebut sebagai pemahaman bahwa keberhasilan dan kenyamanan hidup sering melibatkan bantuan orang lain.

Penelitian dalam jurnal Personality and Social Psychology Review menunjukkan bahwa individu dengan kesadaran saling ketergantungan lebih menghargai bantuan orang lain.

Kesopanan muncul sebagai ekspresi alami dari pengakuan bahwa keberhasilan dan kenyamanan hidup tidak pernah sepenuhnya individual.

  1. Mereka memiliki kerendahan hati yang tulus

Ada rasa percaya diri yang tenang pada orang-orang yang mengucapkan “tolong” dan “terima kasih” tanpa berpikir dua kali. Mereka tidak menganggap kesopanan sebagai sesuatu yang rendah atau sebagai tanda kepatuhan.

Sebaliknya mereka memahami bahwa memperlakukan setiap orang dengan rasa hormat dasar tidak mengurangi nilai diri mereka sendiri.  Kesopanan yang konsisten biasanya lahir dari kerendahan hati bukan dari keinginan untuk terlihat baik.

Studi di Journal of Positive Psychology menemukan bahwa individu dengan tingkat kemanusiaan tinggi lebih sering mengekspresikan rasa terima kasih. Mereka tidak menganggap bantuan sebagai kewajiban orang lain melainkan sebagai kebaikan yang patut dihargai.

  1. Mereka mempraktikkan kesadaran saat ini

Kesopanan membutuhkan kehadiran, artinya Anda tidak bisa mengucapkan terima kasih dengan tulus jika Anda sedang asyik membuka ponsel atau melamun memikirkan rapat berikutnya.

Orang yang secara alami sopan cenderung lebih memperhatikan lingkungan sekitar dan orang-orang di dalamnya. Dari sudut pandang psikologi, hal ini berkaitan erat dengan mindfulness atau kesadaran penuh terhadap situasi saat ini.

Penelitian dalam Mindfulness Journal menunjukkan bahwa individu yang lebih mindful cenderung lebih peka terhadap dampak kata-kata mereka.

  1. Mereka memahami timbal balik emosional

Orang yang sopan memahami bahwa setiap interaksi mengandung pertukaran emosi. Psikologi hubungan menyebut hal ini sebagai respons emosional yang saling memengaruhi.

Riset di jurnal Emotion menunjukkan bahwa ucapan terima kasih dapat meningkatkan rasa dihargai dan memperkuat ikatan sosial. Kesopanan membantu menciptakan siklus emosi positif yang membuat hubungan terasa lebih aman dan bermakna.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore