Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Oktober 2025, 19.17 WIB

Deteksi Dini Gagal Ginjal Kini Lebih Cepat dan Akurat dengan Teknologi Analisis Urin Terbaru

lustrasi: Penyakit gagal ginjal menjadi salah satu penyakit yang mematikan dan menguras biaya. (Kauvery Hospitals) - Image

lustrasi: Penyakit gagal ginjal menjadi salah satu penyakit yang mematikan dan menguras biaya. (Kauvery Hospitals)

JawaPos.com - Penyakit ginjal kronis masih menjadi ancaman kesehatan serius di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jutaan orang berisiko mengalami gangguan fungsi ginjal akibat tekanan darah tinggi, diabetes, maupun gaya hidup tidak sehat. 

Masalah utama yang sering dihadapi adalah terlambatnya deteksi dini, karena gejala awal sering kali tidak terasa hingga fungsi ginjal menurun drastis.

Salah satu cara paling efektif untuk mengenali gangguan ginjal sejak awal adalah melalui pemeriksaan urin rutin. Urinalisis membantu dokter mendeteksi adanya protein, sel darah, atau bakteri dalam urin yang menjadi indikator awal gangguan ginjal maupun infeksi saluran kemih (ISK).

Namun, di banyak fasilitas kesehatan kecil dan menengah, pemeriksaan ini masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lama dan berisiko menimbulkan ketidakkonsistenan hasil.

Menjawab tantangan tersebut, PT Sysmex Indonesia, anak perusahaan dari Sysmex Corporation Jepang, meluncurkan UF-1500 Fully Automated Urine Particle Analyser, alat analisis urin otomatis berukuran ringkas yang mampu mendeteksi partikel urin secara cepat dan akurat.

Peluncuran teknologi ini dilakukan di Medan dan diklaim merupakan bagian dari upaya Sysmex untuk mendekatkan akses inovasi diagnostik ke tenaga medis di luar kota besar.

UF-1500 hadir sebagai versi lebih kecil dari model pendahulunya, UF-5000, namun tetap mempertahankan kemampuan analisis berpresisi tinggi. Alat ini membantu mendeteksi dini penyakit ginjal kronis, hematuria, glomerulonefritis, serta membedakan infeksi bakteri gram positif dan negatif pada urin pasien.

“Teknologi kesehatan harus bisa menjangkau lebih banyak fasilitas pelayanan di Indonesia,” ujar Emilani Nababan, Presiden Direktur Sysmex Indonesia. “Kami ingin otomasi pemeriksaan urin yang efisien dan akurat ini dapat dimanfaatkan juga oleh tenaga medis di daerah," lanjutnya.

Kinerja UF-1500 telah diuji melalui studi klinis internasional yang dipublikasikan di jurnal Practical Laboratory Medicine (2025). Dalam penelitian terhadap 754 pasien, hasil analisis menunjukkan tingkat korelasi yang sangat baik dibandingkan model sebelumnya.

Dengan ukuran yang lebih kecil namun kemampuan setara, UF-1500 dinilai ideal untuk rumah sakit dan laboratorium skala kecil hingga menengah. Selain hemat ruang, alat ini juga meminimalkan risiko kesalahan manusia, mempercepat waktu diagnosis, dan meningkatkan efisiensi operasional laboratorium.

Inovasi seperti UF-1500 bukan sekadar mempercepat kerja laboratorium, tetapi juga berperan penting dalam pencegahan gagal ginjal dan ISK. Deteksi dini melalui urinalisis otomatis memungkinkan intervensi medis dilakukan sebelum kondisi pasien memburuk.

Para ahli menekankan pentingnya masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan urin, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat hipertensi, diabetes, atau konsumsi obat jangka panjang. Dengan dukungan teknologi diagnostik modern, peluang untuk menjaga kesehatan ginjal sejak dini kini semakin besar.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore