Ilustrasi Sakit Kepala Ringan (Canva)
JawaPos.com-Rasa pusing, lemas, hingga tangan gemetar saat berpuasa ternyata bukan kondisi sepele. Gejala tersebut bisa menjadi tanda hipoglikemia, yaitu kondisi ketika kadar gula darah turun drastis dan berpotensi membahayakan tubuh.
Menurut internist, endokrinologist, dan health motivator, Dr. dr. Hans Tandra, kondisi ini terjadi ketika kadar gula darah berada di bawah batas normal.
“Hipoglikemi atau hypoglycemia. Nah, jadi gula darah turun. Dikatakan kalau di bawah 70 itu membuat timbul gejala-gejala. Keringat dingin, kepala pusing,” jelasnya, dikutip dari kanal YouTube Goodtalktv99, Jumat (27/2).
Ia menerangkan, saat tubuh kekurangan gula, organ vital seperti otak akan terdampak. Akibatnya, seseorang bisa mengalami pusing hingga kehilangan keseimbangan.
“Efek pertama itu otak ini tidak dapat makan. Jadi orang itu oleng, pusing,” tuturnya.
Selain itu, dr. Hans juga mengatakan tubuh akan memicu mekanisme pertahanan yang ditandai dengan detak jantung cepat, gemetar, dan keringat dingin. Kondisi ini bisa semakin berbahaya jika tidak segera ditangani.
“Ya, itu sebetulnya berbahaya. Karena bahaya kalau sampai pingsan tidak sadarkan diri itu bahaya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa risiko lebih besar bisa terjadi pada kelompok tertentu, seperti lansia. Jika sampai pingsan akibat kekurangan gula, kondisi tersebut bisa berdampak serius pada fungsi otak. Sebagai langkah awal penanganan, tubuh perlu segera mendapatkan asupan gula.
“Penting. Jadi memang pertolongan pertama suntik gula atau minum atau makan yang manis ada yang ada kalori supaya cepat teratasi,” jelasnya.
Namun, pencegahan tetap menjadi hal utama. Saat berpuasa, seseorang disarankan untuk tidak melakukan aktivitas berlebihan yang bisa menguras energi secara cepat.
“Jadi waktu Anda berpuasa Anda tidak boleh melakukan aktivitas yang kelewat batas. Berlari misalnya itu bakar gula,” ucapnya.
Selain itu, penggunaan obat juga perlu diperhatikan. Mengonsumsi obat dalam kondisi perut kosong tanpa pengawasan dokter bisa memicu hipoglikemia.
“Jadi mesti sebelumnya Anda konsultasi dengan dokter dulu. Dokter saya boleh puasa kapan boleh minum obat?” tambahnya.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
