Logo JawaPos
Author avatar - Image
24 Januari 2026, 03.52 WIB

9 Rekomendasi Tempat Makan Terbaik di Ponorogo yang Wajib Dicoba Pecinta Kuliner Tradisional, Apa Saja?

Ilustrasi tempat makan terbaik Ponorogo (Google Maps) - Image

Ilustrasi tempat makan terbaik Ponorogo (Google Maps)

JawaPos.com - Ponorogo selama ini dikenal luas sebagai Kota Reog. Namun di balik gegap gempita budaya dan kesenian, Ponorogo juga menyimpan kekayaan rasa yang tak kalah kuat.

Kuliner di kota ini tumbuh dari dapur rakyat, pasar tradisional, hingga warung-warung sederhana yang bertahan puluhan tahun.

Banyak di antaranya bukan sekadar tempat makan, melainkan bagian dari sejarah hidup masyarakat Ponorogo.

Jika Anda berkunjung ke Ponorogo, mencicipi kulinernya bukan pilihan tambahan, melainkan bagian utama dari perjalanan.

Dilansir dari Google Maps, berikut ini adalah daftar tempat makan terbaik di Ponorogo yang legendaris, autentik, dan terus diburu penikmat kuliner dari berbagai daerah.

1. Sate Ayam Pak Panut 1974 – Ikon Sate Ponorogo Sejak Puluhan Tahun

Sate Ayam Pak Panut bukan sekadar sate, melainkan simbol konsistensi rasa sejak tahun 1974. Sate khas Ponorogo memang terkenal dengan potongan daging ayam yang besar dan bumbu kacang yang medok.

Di tempat ini, racikan bumbu kacangnya terasa gurih, manis, dan legit, dengan tekstur halus yang menyelimuti daging secara sempurna.

Proses pembakaran masih menggunakan arang tradisional, menghasilkan aroma asap yang khas.

Sate ini biasanya disajikan bersama irisan bawang merah, sambal, dan lontong atau nasi hangat. Tak heran jika Sate Ayam Pak Panut selalu ramai, terutama saat jam makan malam.

2. Sate Gule Kambing Bu Yuli (Pasar Pon) – Cabang Pak Ni

Bagi pecinta olahan kambing, nama Bu Yuli sudah sangat dikenal. Berlokasi di kawasan Pasar Pon, sate dan gule kambing di sini terkenal karena tekstur dagingnya empuk dan tidak berbau prengus.

Proses pemilihan bahan hingga pengolahan dilakukan dengan sangat teliti. Kuah gulenya kental, kaya rempah, dan memiliki rasa gurih yang hangat di badan.

Disantap di tengah suasana pasar tradisional, pengalaman makan di sini terasa lebih hidup dan membumi, seolah menyatu dengan denyut keseharian warga Ponorogo.

3. Sate Blendet Mbok Tingah Khas Balong – Kuliner Langka yang Masih Bertahan

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore