
Ilustrasi dua orang yang sedang berbicara di tempat makan. (Freepik)
JawaPos.com - Bahasa adalah alat menarik yang secara mengejutkan mampu mengungkapkan banyak hal tentang diri kita, bahkan termasuk perkiraan usia seseorang.
Anda mungkin pernah merasa salah tingkah karena tiba-tiba mengucapkan frasa yang membuat generasi muda menatap bingung seolah itu adalah bahasa kuno dan asing.
Namun melansir dari Global English Editing, frasa kuno ini menjadi penanda zaman yang cepat berubah, menunjukkan bahwa kita perlu sedikit memperbarui kosakata agar terdengar lebih relevan saat berinteraksi.
Kita semua pernah mengalaminya dan menggunakan ekspresi usang yang tanpa sengaja menunjukkan usia yang sebenarnya lebih dari kerutan wajah yang kita miliki.
1. “Groovy, Baby!”
Frasa pertama yang menunjukkan usia Anda secara pasti adalah “groovy” yang pernah sangat populer di tahun 60-an dan 70-an. Ungkapan ini menjadi cara yang keren untuk menunjukkan persetujuan atau rasa oke terhadap suatu hal, dipopulerkan oleh gerakan flower power. Namun, jika Anda masih menggunakan kata “groovy” dalam percakapan sehari-hari, Anda mungkin perlu mempertimbangkannya kembali, sebab frasa ini terasa sangat ketinggalan zaman. Bagi telinga generasi muda, kata ini sama kunonya dengan celana bell-bottom dan lampu lava yang pernah populer di masa lalu.
2. “Dialing a number…”
Kalimat ini menunjukkan Anda tumbuh di era telepon putar atau tombol di mana orang memang benar-benar harus memutar atau menekan tombol untuk menghubungi seseorang. Di zaman smartphone dan daftar kontak digital yang canggih, ungkapan “dialing a number” tidak lagi masuk akal bagi generasi muda. Mereka hanya perlu mengetuk nama di layar ponsel untuk melakukan panggilan, tanpa perlu lagi memutar nomor satu per satu. Menggunakan kata “dial” saat merujuk pada panggilan telepon akan membuat Anda mendapat tatapan aneh dari kerabat muda Anda.
3. “Surfing the web…”
Istilah ini diciptakan pada tahun 1992 oleh Jean Armour Polly, seorang pustakawan, yang menggambarkan perasaan menjelajahi lautan informasi yang luas di internet. Saat ini, kita jarang sekali “berselancar di web” melainkan lebih sering Google, scroll, atau browse menggunakan mesin pencari. Pengalaman internet modern terasa lebih seperti dituntun oleh algoritma yang ditargetkan, bukan lagi seperti mencari-cari secara acak dan bebas. Jika Anda masih menggunakan frasa “surfing the web,” Anda mungkin terdengar sedikit kurang update di mata anak muda.
4. “Kodak moment!”
Frasa ini lahir dari kampanye iklan perusahaan kamera Kodak dan menjadi sinonim untuk mengabadikan momen yang sempurna dan sentimental di dalam sebuah film. Di era digital ini, setiap smartphone sudah memiliki kamera canggih dan kita membagikan hidup di media sosial secara instan. Frasa “Kodak moment” telah kehilangan relevansinya dan menjadi outdated bagi banyak generasi. Sekarang, orang lebih cenderung membicarakan momen yang layak diunggah ke Instagram atau siap untuk Snapchat yang lebih kekinian.
5. “Be kind, rewind”
Frasa ini dulunya adalah pengingat kesopanan untuk memutar balik atau rewind pita VHS sebelum mengembalikannya ke tempat penyewaan video. Dulu, kita harus menghabiskan waktu berharga untuk memutar kaset agar kembali ke awal film sebelum jatuh tempo pengembalian. Dengan munculnya layanan streaming seperti Netflix dan Disney+, frasa “be kind, rewind” telah menjadi bagian dari sejarah dan tidak lagi digunakan. Jika frasa ini masih menjadi satu di antara kosakata yang Anda pakai, mungkin sudah saatnya Anda menekan tombol ‘eject’ dari kebiasaan itu.
6. “Rolodex…”
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
