Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Desember 2025, 00.02 WIB

8 Kebiasaan Menggunakan Ponsel Ini Adalah Tanda-Tanda Halus dari Kepribadian yang Sangat Egois Menurut Psikologi

seseorang yang menggunakan ponsel dengan egois. (Freepik/The Yuri Arcurs Collection) - Image

seseorang yang menggunakan ponsel dengan egois. (Freepik/The Yuri Arcurs Collection)


JawaPos.com - Di era ketika ponsel hampir menjadi “perpanjangan tangan”, cara seseorang menggunakannya sering kali mencerminkan pola pikir dan sifat kepribadiannya. Psikologi modern menunjukkan bahwa kebiasaan kecil—yang terkadang kita anggap sepele—bisa menjadi indikator halus dari bagaimana seseorang memperlakukan dunia, orang lain, bahkan hubungan sosial di sekitarnya.

Yang menarik, sejumlah peneliti menemukan bahwa perilaku tertentu saat menggunakan ponsel kerap muncul pada individu dengan kecenderungan kepribadian egois, atau dalam istilah psikologi disebut ego-centrism. Ini bukan berarti seseorang jahat atau anti-sosial, tapi lebih kepada pola pikir yang lebih berfokus pada diri sendiri, kenyamanan pribadi, dan kurangnya sensitivitas terhadap orang lain.

Dilansir dari Geediting pada Jumat (12/12), terdapat delapan kebiasaan menggunakan ponsel yang sering menjadi sinyal halus dari kepribadian yang sangat egois.

1. Selalu Membalas Chat Instan, Tapi Mengabaikan Saat Tidak Membutuhkan Anda

Orang yang sangat egois umumnya memperlakukan komunikasi sebagai alat, bukan hubungan. Mereka akan membalas dengan cepat jika sedang membutuhkan sesuatu—informasi, bantuan, validasi. Tetapi ketika percakapan tidak memberi manfaat langsung, mereka tiba-tiba menghilang.
Ini adalah pola klasik: hadir saat ingin sesuatu, menghilang saat tidak.

2. Sering Memotong Percakapan Nyata untuk Mengecek Ponsel


Jika seseorang berhenti mendengarkan Anda hanya karena pemberitahuan kecil di layar ponselnya, itu menunjukkan prioritas yang jelas: perhatiannya lebih penting dari kehadiran Anda.
Psikologi menyebut ini sebagai self-prioritizing behavior, yaitu kecenderungan mengutamakan kenyamanan pribadi meski mengganggu hubungan sosial.

3. Mengunggah Segala Hal untuk Mendapat Validasi


Tidak semua orang yang rajin mengunggah hidupnya egois. Tetapi individu yang ego-sentris cenderung menggunakan ponsel sebagai panggung. Mereka ingin menunjukkan bahwa hidupnya paling seru, paling menarik, paling layak diperhatikan.
Motivasi utamanya: pengakuan dan perhatian, bukan berbagi momen.

4. Tidak Mengangkat Telepon atau Membalas Pesan Jika Tidak Sedang “Mood”


Perilaku ini terlihat sepele, tetapi dalam psikologi, ini sering menjadi tanda bahwa seseorang mengutamakan dirinya sendiri secara ekstrem. Mereka hanya akan menanggapi ketika menguntungkan atau menyenangkan.
Sisi emosional orang lain diabaikan, karena fokusnya hanya pada kenyamanan pribadi.

5. Menggunakan Ponsel di Area Larangan Demi Kepentingan Pribadi


Contohnya: tetap bermain ponsel di bioskop, rapat, ruang kelas, atau tempat ibadah.
Ketika kenyamanan pribadi dianggap lebih penting daripada kenyamanan banyak orang, ini menunjukkan kecenderungan egois yang kuat—bahkan jika orang tersebut tidak menyadarinya.

6. Selalu Mengambil Angle Terbaik untuk Diri Sendiri dalam Foto Grup


Foto grup adalah momen kebersamaan, tetapi orang yang egois menjadikannya kompetisi visual.
Jika mereka memaksa ulang berkali-kali hanya karena wajahnya kurang bagus, atau mengatur posisi orang lain demi fotonya sendiri, ini adalah tanda jelas bahwa citra pribadi adalah prioritas utama.

7. Posting Chat Pribadi Tanpa Izin dari Pihak Lain


Ini menunjukkan dua hal: Ketidakpedulian pada privasi orang lain. Kebutuhan kuat untuk memamerkan sesuatu demi citra diri.

Dalam psikologi, perilaku ini sangat dekat dengan pola self-serving, yaitu kecenderungan memanfaatkan apa pun demi keuntungan pribadi.

8. Menggunakan Ponsel Saat Berkendara dan Menyalahkan Lingkungan Jika Ada Masalah


Perilaku ini bukan hanya egois—tetapi juga membahayakan. Individu seperti ini merasa bahwa fokus pada ponsel lebih penting daripada keselamatan orang lain di jalan, dan ketika terjadi masalah, mereka sering menyalahkan orang lain atau situasi.
Ini adalah bentuk jelas dari egocentric risk-taking.

Kesimpulan: Kepribadian Egois Sering Muncul dari Kebiasaan Kecil


Kedelapan kebiasaan ini bukan tentang teknologi, tetapi tentang bagaimana seseorang menempatkan dirinya dalam dunia sosial. Ponsel hanyalah alat—yang membocorkan pola kepribadian seseorang tanpa mereka sadari.

Jika Anda melihat beberapa kebiasaan ini pada diri sendiri, itu bukan alasan untuk menyalahkan diri. Sebaliknya, ini adalah kesempatan untuk: meningkatkan empati, memperbaiki cara Anda berinteraksi, dan lebih sadar bahwa kehadiran orang di sekitar sama pentingnya dengan notifikasi di layar.

Pada akhirnya, ponsel dapat menghubungkan manusia—atau memisahkan. Semua kembali pada kebiasaan kita menggunakannya.
 
***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore