JawaPos.com - SM Entertainment kembali angkat bicara terkait konflik yang tengah berlangsung dengan tiga anggota EXO yaitu Chen, Baekhyun, dan Xiumin, atau yang dikenal dengan unit EXO-CBX.
Melansir laman Allkpop, agensi raksasa tersebut menyampaikan sikap tegas mereka atas pernyataan terbaru EXO-CBX yang menyinggung soal hubungan antara penyelesaian sengketa hukum dan keikutsertaan mereka dalam aktivitas EXO. Menurut SM, dua hal tersebut seharusnya tidak dicampuradukkan.
Dalam pernyataan resmi pada Rabu (29/10), SM Entertainment mengungkapkan rasa kecewa mereka terhadap apa yang disampaikan EXO-CBX sebelumnya.
“Kami ingin memperjelas bahwa sejak awal perusahaan telah menyampaikan kepada mereka bahwa penyelesaian sengketa hukum dan partisipasi dalam aktivitas grup EXO adalah dua urusan yang terpisah,” ujar perwakilan SM.
Agensi tersebut kemudian merinci situasi hukum yang sedang berjalan. Mereka menegaskan bahwa dalam berbagai proses hukum yang terjadi sebelumnya, SM selalu berada pada posisi yang menang.
Namun, poin utama yang masih menjadi masalah adalah belum dipenuhinya kewajiban pembayaran sebesar 10 persen dari pendapatan aktivitas individu Chen, Baekhyun, dan Xiumin seperti yang sudah disepakati dalam perjanjian pada 18 Juni 2023.
SM menyebut bahwa ketidakpatuhan ini turut memperburuk hubungan yang sudah penuh perselisihan.
Lebih jauh, SM menyatakan bahwa rasa saling percaya yang dulu dimiliki kedua pihak kini telah rusak akibat serangkaian konflik.
Karena itu, perusahaan menilai bahwa langkah terpenting saat ini adalah menjalankan isi perjanjian dengan tulus dan berupaya memperbaiki kembali kepercayaan yang hilang, sebelum membahas hal-hal lainnya.
Tidak hanya berhenti di situ, SM juga mengoreksi pernyataan EXO-CBX yang dianggap tidak sesuai fakta.
Menurut SM, meskipun ketiga anggota sempat menyatakan kesediaan mereka untuk menerima syarat yang diajukan setelah mediasi kedua pada 2 Oktober, tetapi pada kenyataannya mereka justru mengajukan keberatan resmi pada 16 Oktober.
SM menyatakan penyesalan atas apa yang disebut sebagai distorsi fakta dalam pengumuman publik EXO-CBX.
Sebagai penutup, SM kembali menegaskan bahwa meski perselisihan dengan EXO-CBX masih berlangsung, mereka tetap berkomitmen untuk mendukung EXO sebagai grup.
SM memastikan bahwa aktivitas EXO yang dijadwalkan mulai Desember akan tetap berjalan dan perusahaan akan melakukan yang terbaik untuk mempromosikannya.