Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Oktober 2025, 21.47 WIB

Dipanggil Wapres Gibran Soal Pemangkasan Dana TKD, Menkeu Purbaya: Triwulan III Kita Hitung Ulang

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Sekjen Kemenkeu Heru Pambudi dalam Media Briefing Rutin di Pressroom Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (17/10). (Nurul Fitriana/JawaPos.com) - Image

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Sekjen Kemenkeu Heru Pambudi dalam Media Briefing Rutin di Pressroom Kemenkeu, Jakarta Pusat, Jumat (17/10). (Nurul Fitriana/JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal pertemuannya bersama dengan Wakil Presiden Gibran Rakabumingraka pada Jumat pagi (17/10) di kantor Wapres.

Salah satu yang dibahas adalah keresahan dari para pemimpin di daerah soal pemangkasan dana Transfer ke Daerah (TKD).

Selain itu, Purbaya juga mengaku pertemuannya dengan Gibran turut membahas soal kondisi ekonomi tanah air secara umum.

Namun, memang secara spesifik putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu menyampaikan keresahan para pemimpin di daerah.

"Biasa diskusi masalah kondisi ekonomi secara umum. Dia menyuarakan keresahan dari para pemimpin daerah yang anggarannya dipotong. Jadi sama suaranya dengan para gubernur yang datang ke sini (kemenkeu)," kata Purbaya dalam Media Briefing Rutin di Pressroom Kemenkeu Pusat, Jakarta, Jumat (17/10).

Lebih lanjut, dia membeberkan bahwa Gibran juga menanyakan soal langkah mitigasi pemerintah terkait keresahan para pemimpin daerah itu.

Namun, Purbaya mengaku dalam jangka pendek dirinya tidak bisa berbuat apa-apa. Tetapi dia meminta agar para pemimpin daerah bisa merapikan belanjanya untuk periode Triwulan I atau Kuartal I-2026.

"Saya pikir dalam jangka pendek saya nggak bisa apa-apa. Paling saya meminta mereka pemda merapikan belanja-belanja Triwulan I untuk tahun depan," ujar Purbaya.

Adapun nantinya, dari laporan hasil belanja itu, Purbaya mengaku, dirinya akan melihat seberapa efektif serapan yang telah terealisasi.

Hingga kemudian, dia pun akan menghitung ulang pendapatan yang diterima negara pada kuartal pertama tahun depan.

Jika kemudian ada perbaikan pendapatan negara yang tercatat, ia akan menghitung berapa besar yang bisa dibagikan ke daerah. Terakhir, ia meminta seluruh pemimpin di daerah tidak cemas menghadapi pemangkasan dana TKD tahun 2026.

"Nanti kita lihat bagus apa enggak serapannya, ada bocoran apa enggak. Nanti Triwulan III kita hitung ulang. Kalau ekonominya bagus income kita meningkat juga," tutur Purbaya.

"Kita akan lihat berapa yang bisa kita bagi ke daerah. Jadi daerah jangan terlalu cemas, kami juga memikirkan stabilitas nasional," tukasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore