Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Desember 2025, 06.40 WIB

Pleno PBNU Tetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum

PBNU resmi menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum, dalam rapat pleno yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (9/12) malam. - Image

PBNU resmi menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum, dalam rapat pleno yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (9/12) malam.

JawaPos.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU. Keputusan itu dihasilkan dalam rapat pleno yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Selasa (9/12) malam.

Hasil rapat pleno itu diumumkan oleh Rais Syuriyah PBNU Mohammad Nuh. Rapat sempat berlangsung secara tertutup untuk menentukan Pj Ketua Umum.

Mohammad Nuh menyampaikan, forum pleno menyepakati penunjukan Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum untuk melanjutkan sisa masa bakti kepengurusan.

“Yaitu penetapan pejabat Ketua Umum PBNU masa bakti sisa, sisa sekarang ini, yaitu yang mulia beliau Bapak K.H. Zulfa Mustofa,” kata Mohammad Nuh, Selasa malam.

Ia menambahkan, KH Zulfa Mustofa akan memimpin PBNU hingga pelaksanaan Muktamar NU yang dijadwalkan berlangsung pada 2026.

“Oleh karena itu, beliau akan memimpin PBNU ini sebagai pejabat Ketua Umum melaksanakan tugas-tugasnya sampai dengan Muktamar yang insyaallah akan dilaksanakan di 2026,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, KH Zulfa Mustofa menyampaikan ajakan kepada seluruh warga nahdliyin dan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) untuk kembali memperkuat kebersamaan dari tingkat ranting hingga pusat.

“Karenanya, saya mengajak seluruh pengurus NU, baik di tingkat pusat PBNU, di wilayah, kota, kabupaten atau kecamatan dan bahkan sampai ranting-ranting NU, termasuk para kiai, masyayikh, mari kita bersatu kembali di rumah besar kita ini,” tegasnya.

Kiai Zulfa juga berharap penunjukkan dirinya sebagai Pj Ketua Umum dapat menjadi penanda berakhirnya polemik internal yang belakangan terjadi di tubuh PBNU.

“Karena sudah lama masyarakat atau warga NU bersedih atas ketidakpastian ini. Saya berharap, dengan ditunjuknya saya dalam forum sebagai Pj Ketua Umum, ketidakpastian itu selesai,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore