Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Oktober 2025, 13.53 WIB

Pecahkan Rekor di Liga Inggris, Pep Guardiola Undang Makan Malam Arsene Wenger dan Sir Alex Ferguson

Arsene Wenger (kiri) vs Pep Guardiola (kanan) saat masih aktif adu taktik di pinggir lapangan. (Michael Regan/The FA) - Image

Arsene Wenger (kiri) vs Pep Guardiola (kanan) saat masih aktif adu taktik di pinggir lapangan. (Michael Regan/The FA)

JawaPos.com–Pep Guardiola berencana mengundang Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger untuk makan malam. Pep Guardiola memecahkan rekor Liga Inggris sebagai pelatih, melewati dua juru taktik legendaris tersebut.

Kemenangan 1–0 Manchester City di markas Brentford, Stadion Gtech Community, pada Minggu (5/10), merupakan kemenangan ke-250 Guardiola sebagai manajer di Liga Inggris bersama The Citizens.

Guardiola hanya membutuhkan 349 pertandingan untuk mencapai rekor bersejarah tersebut. Rekor terbaik dari Ferguson di Manchester United dan Wenger bersama Arsenal, keduanya membutuhkan lebih dari 400 pertandingan untuk mencapai rekor tersebut.

"Merupakan suatu kehormatan bisa bersanding (dengan rekor) Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger, saya akan mengundang mereka untuk makan malam yang menyenangkan," ujar ahli taktik kelahiran Catalunya itu.

"Senang sekali bisa menjadi bagian dari sejarah Liga Inggris. Sangat senang. Sekarang mari kita capai 250 pertandingan lagi!" tambah Guardiola.

Erling Haaland menjadi satu-satunya pencetak gol pada pertandingan ini. Baru delapan menit berlalu ketika striker internasional Norwegia itu berlari menyambut umpan lambung dari Josko Gvardiol.

Haaland berhasil menerobos di antara bek-bel Brentford, Sepp van den Berg dan Nathan Collins, sebelum melepaskan tembakan yang tak bisa dibendung Caoimhin Kelleher.

Cetakan itu adalah gol ke-18 Haaland dalam 11 pertandingan untuk klub dan negara musim 2025/2026. Anfield satu-satunya stadion yang belum pernah dia kunjungi untuk mencetak gol di liga.

"Saat (bermain) tandang, ketika unggul 1-0, kami selalu kesulitan. Di babak pertama, kami bermain sebaik mungkin dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol untuk sedikit meringankan keadaan,” lanjut pelatih 54 tahun itu.

"Kami tahu di babak pertama mereka akan lebih menekan. Lemparan ke dalam, tendangan sudut, tendangan bebas, kami selalu kerepotan (untuk mengatasi). Namun, pertandingan berjalan dengan baik," tutur Pep Guardiola.

Sayangnya, di kemenangan ke-250 Guardiola dan cetakan gol ke-18 Haaland musim ini harus berubah menjadi buruk. Sang pemenang Ballon d’Or 2024, Rodri kembali mengalami cedera.

Pada menit ke-20, gelandang asal Spanyol yang masih dalam tahap pemulihan setelah hampir setahun absen karena cedera ACL, duduk di lingkaran tengah lapangan sambil memegangi hamstringnya dan tertatih-tatih keluar lapangan, digantikan Nico Gonzalez.

"Sepertinya (Rodri cedera) hamstring, tetapi kami belum tahu seberapa parah cederanya," ungkap Guardiola soal kondisi maestro berusia 29 tahun tersebut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore