
Inter Milan melaju sempurna di fase Liga Champions. (Dok. Instagram/@inter)
JawaPos.com - Inter Milan memperpanjang catatan sempurna mereka di Liga Champions setelah meraih kemenangan telak 4-0 atas Union Saint-Gilloise di Brussels pada Rabu (22/10) dini hari WIB. Hasil ini menjadi kemenangan ketiga beruntun bagi tim asuhan Christian Chivu sekaligus menjaga rekor tanpa kebobolan mereka di kompetisi musim ini.
Union Saint-Gilloise tampil agresif di awal laga dan hampir membuka keunggulan dalam tiga menit pertama. Promise David memaksa kiper Inter, Yann Sommer, melakukan penyelamatan gemilang setelah aksi individu di kotak penalti. Bola pantul kemudian jatuh ke Mathias Rasmussen, tetapi Sommer kembali sigap menepis upayanya.
Tekanan awal tim tuan rumah perlahan mereda ketika Inter mulai menemukan ritme permainan. Peluang emas sempat datang melalui Pio Esposito dan Hakan Calhanoglu, namun baru pada menit-menit akhir babak pertama kebuntuan terpecahkan. Dari situasi sepak pojok hasil kerja Lautaro Martinez, Denzel Dumfries sukses menyundul bola masuk ke gawang lewat bantuan pantulan dari Yann Bisseck.
Momentum itu dimanfaatkan Inter untuk menambah keunggulan. Pada masa tambahan waktu babak pertama, Martinez memperlihatkan insting tajamnya dengan menuntaskan peluang dari dalam kotak penalti menjadi gol kedua bagi tim tamu.
Memasuki babak kedua, tekanan Inter terus berlanjut. Tangan Kevin Mac Allister yang mengenai bola di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih pada menit ke-53. Calhanoglu yang menjadi eksekutor menunaikan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Inter unggul 3-0.
Union Saint-Gilloise berusaha merespons melalui skema serangan balik cepat, namun pertahanan Inter tetap solid. Sommer beberapa kali melakukan antisipasi penting untuk menjaga gawangnya tetap aman.
Pio Esposito akhirnya menutup pesta gol Nerazzurri pada menit ke-74. Setelah dua kali gagal memanfaatkan peluang, striker muda Italia itu sukses mengonversi umpan silang Ange Yoan-Bonny menjadi gol keempat yang memastikan kemenangan.
Kemenangan ini membuat Inter memimpin Grup C dengan sembilan poin penuh dari tiga laga, unggul atas Slavia Praha dan Ajax. Selain menjaga catatan sempurna, tim asal Milan tersebut juga belum kebobolan dalam perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini.
Chivu memuji ketenangan timnya setelah pertandingan. “Kami sempat berada di bawah tekanan pada awal laga, tetapi para pemain menunjukkan disiplin dan efektivitas di momen penting,” ujarnya.
Inter kini akan menghadapi laga tandang berikutnya melawan Ajax dua pekan mendatang dengan misi mempertahankan rekor sempurna mereka di Liga Champions.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
