Debut Luciano Spalletti bersama Bianconeri di Liga Champions. (X/Juventus FC)
JawaPos.com – Juventus masih berupaya untuk meraih kemenangan perdana di Liga Champions musim ini. Mereka akan menjamu Sporting CP, juara Liga Portugal, di Stadion Allianz pada Rabu (5/11).
Sebagai tim besar, Juventus mengalami hasil yang kurang memuaskan di kompetisi ini, dengan dua kali imbang dan satu kekalahan dari Real Madrid. Saat ini, Bianconeri hanya mengumpulkan dua poin dan terjebak di posisi ke-25 klasemen.
Namun, suasana di tim asal Turin ini mulai membaik setelah kedatangan Luciano Spalletti yang berhasil membawa kemenangan di ajang domestik pada akhir pekan lalu.
Ini menjadi debut Spalletti di Liga Champions sebagai pelatih Juventus, dan tentunya ia menargetkan kemenangan pertama untuk klub barunya. Namun, Sporting CP bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh bagi Si Nyonya Tua.
Sporting CP berada di posisi delapan besar klasemen setelah mencatatkan dua kemenangan dari tiga pertandingan yang telah dimainkan. Dengan enam poin yang mereka kumpulkan, mereka bersanding dengan beberapa klub favorit juara di papan atas.
Meskipun memiliki catatan yang lebih baik dibandingkan tuan rumah, Leoes diperkirakan akan menghadapi kesulitan untuk mencuri poin di laga ini. Beberapa pemain Juventus sudah kembali dari cedera, sementara tim asuhan Rui Borges harus mengatasi kehilangan sosok penting di lini pertahanan.
Dengan demikian, Sporting CP akan melakukan beberapa perubahan dalam susunan pemain yang dapat mengganggu usaha mereka untuk meraih kemenangan ketiga yang berharga di kompetisi prestisius Eropa ini.
Duel antara Juventus dan Sporting CP akan disiarkan langsung melalui platform streaming Vidio pada Rabu (5/11) dini hari, pukul 03:00 WIB. Berikut adalah ulasan lengkapnya!
Juventus
Spalletti secara mengejutkan memilih untuk tetap menggunakan formasi tiga bek andalan Tudor dalam laga debutnya di Turin, meskipun ada opsi formasi yang lebih fleksibel. Alih-alih beralih ke formasi 4-3-3 yang menjadi favoritnya, pelatih ini memilih untuk mempertahankan skema tersebut untuk sementara waktu sebagai bagian dari proses penyesuaian.
Duo bek asal Amerika Selatan, Gleison Bremer dan Juan Cabal, masih absen karena cedera. Namun, Kenan Yildiz dan Lloyd Kelly kemungkinan akan kembali setelah absen di akhir pekan lalu, meski harus memulai dari bangku cadangan.
Lini depan Juventus telah mengalami beberapa perubahan musim ini. Dusan Vlahovic menjadi starter dalam dua pertandingan terakhir bersama Lois Openda, setelah Jonathan David yang jarang dimainkan karena dianggap kurang berkontribusi.
Saat ini, Vlahovic telah terlibat dalam 11 gol dari 19 penampilan di Liga Champions, menjadikannya sebagai andalan di lini depan meskipun masa depannya di Juventus masih penuh tanda tanya.
Prediksi starting line-up Bianconeri (3-5-2): Michele Di Gregorio (kiper); Pierre Kalulu, Daniel Rugani, Federico Gatti (bek); Andrea Cambiaso, Khephren Thuram, Manuel Locatelli, Teun Koopmeiners, Filip Kostic (gelandang); Lois Openda, Dusan Vlahovic (striker).
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
