
Thomas Frank (Bein Sports)
JawaPos.com - Thomas Frank yakin Tottenham Hotspur akan bangkit kembali usai kalah atas Arsenal saat mereka menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions pada Kamis (27/11) pukul 03.00 WIB.
Spurs dihancurkan 4-1 oleh Arsenal dalam derby London utara pada akhir pekan lalu. Hasil ini membuat mereka berada di posisi kesembilan klasemen Liga Inggris dengan raihan delapan poin.
Namun, mereka memiliki peluang untuk melanjutkan catatan tak terkalahkannya di Liga Champions saat bertandang ke Paris untuk menghadapi sang juara bertahan, PSG.
PSG dan Tottenham baru bertemu sekali sebelumnya di kompetisi Eropa. Klub Prancis itu bangkit dari ketertinggalan dan berhasil memenangkan Piala Super UEFA melalui adu penalti awal musim ini.
Namun demikian, Spurs tak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir mereka di Liga Champions, dengan empat clean sheet. Terakhir kali mereka menikmati rekor tak terkalahkan yang lebih panjang di kompetisi ini adalah antara Oktober 2018 sampai April 2019 (tujuh pertandingan).
Meski mengakui kekalahan mereka melawan Arsenal merupakan "tontonan yang berat", Frank yakin pada kemampuan timnya untuk kembali ke jalur kemenangan.
"Performa selalu menjadi hal terpenting. Jika Anda bisa melakukannya secara konsisten, peluang Anda untuk meraih hasil lebih besar," kata Frank.
"Saya menonton pertandingan (lawan) Arsenal, itu sulit ditonton. Kami tidak bermain bagus, performanya buruk, dan kami tidak akan lari dari itu sama sekali. Ada banyak niatan mengenai apa yang ingin kami lakukan, tetapi kami tidak mampu bersaing," ungkapnya lagi.
"Kami mengalami 53 duel dan situasi second ball, dan kami menang dalam 17 di antaranya. Jika Anda tidak melakukan hal-hal dasar itu, sangat sulit untuk memenangkan pertandingan sepak bola," lanjut pelatih asak Denmark tersebut.
“Saya yakin kami akan bangkit kembali dengan penampilan yang baik,” pungkas Frank.
PSG telah memenangkan enam dari tujuh pertandingan terakhir mereka di fase liga Liga Champions, mencetak rata-rata 3,6 gol per pertandingan sepanjang rentang itu.
Mereka juga hanya kalah satu kali dari enam pertandingan kandang terakhirnya melawan klub Inggris di kompetisi tersebut, yakni kekalahan 1-0 dari Liverpool pada Maret 2025.
Frank menikmati kesempatan untuk menghadapi PSG lagi. Pertemuan sebelumnya merupakan pertandingan pertamanya sebagai bos Spurs.
“Ketika Anda mengalami performa yang buruk, saat itulah Anda membutuhkan analisis yang lebih mendalam, dan kemudian Anda berbicara tentang sedikit perubahan,” tambah Frank.
"Kami sedang menjalani empat pertandingan fantastis. Tiga kandang yang sangat sulit (termasuk di St James' Park melawan Newcastle United). Dua tim terbaik di Eropa akan kami hadapi dalam waktu tiga hari, dan itulah tantangan yang kami inginkan. Akan ada pasang surut, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya. Saya akan terus maju," tutup pelatih berusia 52 tahun itu.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
