Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 November 2025, 23.08 WIB

Pep Guardiola Akui Rotasi Buruk Jadi Penyebab Kekalahan Manchester City dari Bayer Leverkusen di Liga Champions 2025/26

Pep Guardiola (Dok. Bein Sports)

JawaPos.com  Manchester City harus menerima kekalahan 2-0 dari Bayer Leverkusen pada laga Liga Champions 2025/26, dan Pep Guardiola menilai performa timnya sebagai penyebab utama.

Dilansir dari laman Bein Sports pada Sabtu (29/11), Guardiola mengakui bahwa timnya tampil tanpa inisiatif dan kurang percaya diri sepanjang pertandingan.

Pep Guardiola menegaskan bahwa kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting untuk pemilihan skuad di masa mendatang.

Pelatih asal Spanyol itu menyebut bahwa sepuluh perubahan pada susunan pemain berdampak pada ritme permainan.

Manchester City dianggap tidak mencoba mengambil risiko untuk membangun serangan maupun menciptakan peluang berarti. Guardiola juga mengkritik pendekatan para pemainnya yang terlihat hanya bermain agar tidak melakukan kesalahan.

Menurut Guardiola, performa melawan Leverkusen berbeda jauh dari kekalahan sebelumnya melawan Newcastle United.

Guardiola juga menilai hasil tidak selalu menjadi acuan, tetapi performa menentukan kualitas permainan. Pada laga ini, performa City dinilainya jauh dari standar yang diharapkan.

Guardiola menilai para pemain tampil seolah hanya memenuhi kewajiban tanpa upaya eksplorasi permainan. Ia menegaskan bahwa sepak bola menuntut keberanian mencoba berbagai hal di lapangan. Ketidakberanian itu menjadi sorotan utamanya dalam evaluasi setelah pertandingan.

Pelajaran paling penting bagi Guardiola adalah memahami dampak keputusan rotasi yang terlalu besar dalam laga penting. Dengan pengalaman panjangnya, ia mengaku tetap harus terus belajar dari setiap kekalahan.

Pep Guardiola menyebut bahwa pertandingan ini menjadi pengingat kuat untuk lebih selektif dalam menentukan komposisi pemain.

Menjelang laga berikutnya melawan Leeds United di Liga Primer, Guardiola mengonfirmasi bahwa Rodri masih absen karena cedera hamstring.

Meski begitu, gelandang tersebut disebut ‘tidak jauh' dari waktu kembali bermain. Manchester City kini fokus memperbaiki performa agar dapat kembali bersaing di papan atas klasemen.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore