
Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone. (Instagram/atleticodemadrid)
JawaPos.com-Diego Simeone mengakui Atletico Madrid kurang memiliki ketegasan. Tapi dia tidak berkecil hati dengan perjuangan mereka di kandang lawan menjelang melawan PSV di Liga Champions pada Rabu (10/12) pukul 03.00 WIB.
Atletico kalah dalam dua pertandingan terakhirnya melawan Athletic Club dan Barcelona, keduanya di laga tandang La Liga. Mereka juga kalah dalam dua pertandingan tandang Liga Champions dari tim Liga Inggris Liverpool dan Arsenal.
Faktanya, 13 dari 17 kemenangan terakhir Atletico di kompetisi ini diraih di pertandingan kandang. Mereka meraih enam kemenangan beruntun di kandang sendiri dalam kompetisi tersebut dan kalah dalam tiga laga tandang terakhir mereka.
Mereka kalah empat kali berturut-turut di Piala Eropa/Liga Champions sebelumnya (April–November 2022).
"Hasilnya belum sepositif yang kami harapkan," kata Simeone dalam konferensi persnya.
"Kami melakukan banyak hal baik dalam pertandingan tandang, saya katakan bahwa untuk berada di posisi kami selama 14 tahun terakhir, kami harus memenangkan pertandingan tandang," imbuh dia.
"Bagi saya, semuanya bergantung pada ketegasan. Tim bermain bagus. Melawan (Real) Betis, kami mencetak gol cepat. Melawan Getafe, kami punya peluang tapi gagal memanfaatkannya, dan kami terus tertekan hingga menit ke-80. Tim-tim lawan kesulitan di laga tandang," kata Diego Simeone.
Atletico berada di posisi ke-12 klasemen Liga Champions dengan sembilan poin. Mereka tertinggal satu poin di belakang Sporting CP di posisi kedelapan menjelang putaran keenam pertandingan.
Meskipun tim Simeone kalah dalam dua pertandingan liga terakhirnya, mereka telah memenangkan dua pertandingan terakhirnya di Eropa. Yakni mengalahkan Union Saint-Gilloise dan Inter Milan.
Atletico memiliki rekor kuat melawan PSV, tak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir mereka dengan tim Belanda tersebut (M4 S2). Hanya melawan Celtic (delapan) dan Lokomotiv Moscow (tujuh) mereka menghadapi tim yang lebih kuat tanpa pernah kalah.
Simeone tidak khawatir timnya mengalami performa buruk. "Para pemain sudah terbiasa dengan situasi tersebut," ujar dia.
"Sepak bola memang selalu berubah-ubah. Yang penting adalah melakukan segala sesuatunya dengan benar. Melakukannya dengan benar tidak menjamin Anda akan menang, tetapi melakukannya dengan salah hampir pasti berarti Anda tidak akan menang," tandas Diego Simeone.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
