
Pelatih Manchester City Pep Guardiola mendapat peringatan jelang laga vs Real Madrid. (dok. City)
JawaPos.com-Menjelang laga penentuan fase grup Liga Champions di Santiago Bernabeu, pada Kamis (11/12) dini hari WIB, Manchester City mendapat peringatan keras dari analis Esteemed Kompany, Steven McInerney.
Dia menilai peluang Kylian Mbappe untuk mencetak gol ke gawang The Citizens sangat tinggi. Sehingga Manchester City disebut perlu menyiapkan skenario minimal dua gol jika ingin membawa pulang hasil positif lawan Real Madrid.
Mbappé sempat menimbulkan kekhawatiran bagi Real Madrid setelah absen dalam sesi latihan pada Selasa (9/12). Namun, penyerang 26 tahun itu diperkirakan tetap tampil bila lolos tes kebugaran menjelang pertandingan. Situasi ini disebut tak mengurangi ancaman besar yang dia bawa.
Dalam musim debutnya bersama Los Blancos, Mbappé sudah mencetak 25 gol dari 21 laga. Termasuk sembilan gol dari lima pertandingan Liga Champions, catatan terbaiknya sepanjang tampil di kompetisi tersebut. Dua pekan sebelumnya, dia memborong empat gol saat Real Madrid menang 4-3 di kandang Olympiacos.
Catatan Mbappé melawan Manchester City juga mengesankan. Dia telah mencetak tujuh gol dari tujuh pertemuan, termasuk hattrick dalam kemenangan 3-1 real Madrid di playoff Liga Champions musim lalu.
Berbicara kepada Sports Mole, McInerney menegaskan bahwa City tak boleh berharap bisa meredam Mbappé sepenuhnya.
“Saya rasa kita harus masuk ke pertandingan ini dengan asumsi Mbappé akan mencetak gol. Angkanya terlalu tinggi untuk berpikir sebaliknya,” ujar McInerney.
Dia menyebut City sebenarnya punya pertahanan solid. Namun kelemahan pada situasi serangan balik cepat menjadi celah yang sangat ideal bagi Mbappé.
“Dia pemain yang hampir mustahil dijaga penuh. Kecepatannya gila. Kalau dia dapat ruang di belakang, selesai sudah,” tambah McInerney.
Karena itu, dia menilai City harus menargetkan minimal dua gol untuk menjaga peluang menang.
“Jika Mbappé kemungkinan besar akan mencetak gol, maka tugas City adalah membalasnya dua atau tiga gol. Itu skenario paling realistis,” lanjut McInerney.
Meski mengakui kekuatan Madrid, McInerney melihat ini sebagai waktu yang bagus bagi City untuk menghadapi Los Blancos. Menurut dia, tim asuhan Xabi Alonso sedang berada dalam periode yang tidak stabil.
Madrid baru saja kalah 0-2 dari Celta Vigo dan tampil tidak konsisten dalam beberapa pertandingan terakhir. Walau menang 3-0 atas Athletic Bilbao, mereka sebelumnya hanya bermain imbang melawan Girona dan tampil kurang meyakinkan saat menaklukkan Olympiacos.
“Kualitas mereka luar biasa. Mbappé sedang gila-gilanya, Vinícius elite, Bellingham kembali, lini tengah mereka lengkap. Tapi mereka belum benar-benar klik musim ini. Fans mereka pun merasa belum puas,” kata McInerney.
Meski demikian, dia mengingatkan City untuk tetap waspada karena Liga Champions adalah kompetisi yang selalu menghadirkan versi terbaik Real Madrid.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
