Florentino Perez. (ig @realmadrid.mk)
JawaPos.com - Real Madrid tak bisa membayangkan malam yang lebih buruk. Kekalahan 4-2 dari Benfica di Estadio da Luz, Lisbon, bukan hanya menyakitkan dari sisi skor, tetapi juga dari segi makna.
Stadion yang sama pernah menjadi saksi kejayaan Piala Eropa kesepuluh Los Blancos 12 tahun lalu, kini justru menghadirkan mimpi buruk yang membuat jalan mereka di Liga Champions kian berliku.
Performa tim yang dinilai jauh dari standar membuat Florentino Perez naik pitam. Meski tak ikut terbang ke Portugal, presiden Real Madrid itu memastikan kemarahannya sampai ke ruang ganti.
Melansir Defensa Central, pesan tegas itu disampaikan melalui anggota rombongan yang mendampingi tim.
“Kalian tidak bisa bermain seperti ini di Liga Champions, ini tidak bisa ditoleransi,” demikian kemarahan Florentino yang diminta untuk diteruskan kepada para pemain.
Kekalahan ini sekaligus mengubur peluang Madrid lolos langsung ke babak gugur dan memaksa mereka menempuh jalur play-off pada Februari nanti.
Di internal tim, yang kini ditangani Alvaro Arbeloa dan baru saja menelan kemunduran di Eropa, tanda-tanda evaluasi mulai terlihat.
Beberapa pemain kunci seperti Jude Bellingham dan Kylian Mbappe mengakui perlunya peningkatan besar dalam sikap dan ambisi, terutama di laga-laga krusial. Masalah yang muncul di Santiago Bernabeu dalam beberapa pekan terakhir belum sepenuhnya teratasi.
Sementara itu, memori pemecatan Xabi Alonso masih segar, dan inkonsistensi performa tim mulai memicu kekhawatiran di level manajemen. Memasuki bulan-bulan penentuan musim, kecemasan ini terasa masuk akal jika berkaca pada performa musim lalu.
Takdir seolah gemar mempermainkan Real Madrid. Kekalahan dari Benfica asuhan Jose Mourinho bukan hanya menghalangi langkah mereka ke perempat final, tetapi juga memastikan klub Portugal itu melaju ke babak play-off berkat gol keempat mereka.
Undian babak 32 besar yang digelar Jumat siang membuka kemungkinan Madrid kembali bertemu Benfica, atau menghadapi Bodo/Glimt yang mencuri perhatian usai menang 2-1 di Metropolitano melawan Atlético Madrid.
Jika lolos dari rintangan awal, jalan menuju babak 16 besar juga tidak ramah. Manchester City berpotensi kembali bersua Real Madrid, sementara opsi lain mempertemukan mereka dengan Sporting Lisbon.
Kedua calon lawan tersebut finis di posisi ketujuh dan kedelapan fase grup Liga Champions. Singkatnya, perjalanan Los Blancos masih panjang dan tuntutan untuk segera bangkit kini tak bisa ditawar lagi.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
