
Pep Guardiola buka acara amal untuk Palestina dengan salam. (X/@leylahamed)
JawaPos.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mencuri perhatian setelah menyuarakan isu kemanusiaan yang mendukung anak-anak Palestina dalam sebuah konser amal di Barcelona.
Dilansir dari Daily Mail, Jumat (30/1), Pep Guardiola hadir di arena olahraga Palau Sant Jordi, Barcelona, pada Kamis (29/1) malam waktu setempat.
Kehadirannya dalam acara amal bertajuk Act x Palestine itu dilakukan hanya sehari setelah Pep Guardiola membawa Manchester City meraih kemenangan 2-0 atas Galatasaray di ajang Liga Champions.
Mengenakan syal keffiyeh tradisional Palestina berwarna hitam dan putih, pelatih berusia 55 tahun itu naik ke atas panggung untuk menyampaikan pesan kemanusiaan tentang apa yang terjadi di Palestina.
Tepat di hadapan sekitar 12 ribu orang yang hadir, Guardiola mengungkapkan rasa sakit hatinya melihat penderitaan anak-anak yang menjadi korban konflik di Gaza.
Dalam sambutannya, Guardiola menceritakan ada sebuah rekaman di media sosial dan televisi menampilkan gambar anak-anak yang kehilangan orang tua di tengah reruntuhan.
“Anak itu merekam dirinya sendiri, bertanya, ‘Di mana ibu saya?’ di antara reruntuhan, padahal dia sendiri belum menyadari apa yang sebenarnya terjadi. Saya selalu berpikir apa yang ada di dalam pikiran mereka? Saya rasa kita telah meninggalkan mereka sendirian. Terabaikan,” kata Guardiola.
Guardiola juga merasa para pemegang kekuasaan telah mengabaikan dan meninggalkan rakyat Palestina sendirian.
“Mungkin karena mereka yang berkuasa adalah penakut. Mereka mengirim para pemuda yang tidak bersalah untuk membunuh orang-orang yang juga tidak bersalah,” ujar Guardiola.
Guardiola menambahkan bahwa para pemimpin itu tetap merasa aman di rumah mereka yang nyaman, sementara kehancuran terjadi di tempat lain.
Guardiola menegaskan bahwa tujuan utama dari adanya serangan bom di Gaza ialah untuk menciptakan keheningan agar dunia berpaling. Oleh karena itu, Guardiola mendesak masyarakat untuk tetap bersuara dan terlibat dalam aksi nyata kemanusiaan.
“Kehadiran kita di sini saja sudah sangat berarti, sungguh, sangat berarti. Apa yang disebabkan oleh bom dan apa yang ingin mereka capai melalui bom itu merupakan keheningan, agar kita semua berpaling,” kata Guardiola.
“Kita berada di sisi pihak yang lebih lemah yang dalam hal ini adalah Palestina. Namun, bukan Palestina saja, melainkan untuk semua perjuangan kemanusiaan.Ini pernyataan untuk Palestina dan ini adalah pernyataan untuk kemanusiaan,” tambahnya.
Konser amal itu tidak hanya menghadirkan Pep Guardiola untuk memberikan sambutan, tetapi juga penampilan dari beberapa bintang pop Spanyol, seperti Rosalia.
Seluruh dana yang terkumpul dalam acara itu dikabarkan tidak akan disalurkan sebagai bantuan langsung secara konvensional, tetapi dialokasikan untuk mendukung inisiatif budaya Palestina, seperti Palestinian Performing Arts Network.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
