
Andriy Shevchenko. (Istimewa)
JawaPos.com - Isu kembalinya Rusia ke kompetisi sepak bola internasional kembali memanas. Presiden Asosiasi Sepak Bola Ukraina (UAF), Andriy Shevchenko, memastikan akan bertemu langsung dengan Presiden FIFA Gianni Infantino untuk membahas wacana tersebut dalam Kongres UEFA di Brussel.
Pertemuan itu menjadi respons atas pernyataan Infantino yang sebelumnya menyebut larangan terhadap Rusia akan ditinjau ulang.
Ucapan tersebut memicu reaksi keras dari Ukraina, yang hingga kini masih bersikeras bahwa belum ada alasan untuk membuka kembali pintu bagi Rusia di panggung internasional.
Shevchenko, yang juga legenda AC Milan dan tim nasional Ukraina, ingin menyampaikan sikap negaranya secara langsung.
Ia menegaskan bahwa situasi belum berubah sejak invasi Rusia terjadi empat tahun lalu. Karena itu, menurutnya, belum ada dasar untuk mencabut sanksi olahraga yang sudah diberlakukan.
“Kami ingin menyampaikan secara jelas kondisi yang sebenarnya dan posisi kami,” ujar Shevchenko dalam pernyataan kepada media Ukraina awal pekan ini dikutip dari The Guardians.
Sejak konflik pecah, Rusia dibekukan dari berbagai ajang resmi FIFA dan UEFA. Keputusan itu diambil setelah sejumlah negara menolak bertanding melawan tim asal Rusia.
Praktis, baik klub maupun tim nasional Rusia tidak lagi tampil di kualifikasi Piala Dunia maupun Piala Eropa.
Meski begitu, Rusia masih berstatus anggota resmi FIFA dan UEFA. Beberapa pihak di Moskow bahkan menyambut positif pernyataan Infantino.
Mereka menilai ada peluang untuk membuka kembali jalan menuju kompetisi internasional.
Namun secara realistis, langkah tersebut dinilai tidak mudah.
Tanpa adanya jaminan bahwa negara lain bersedia bermain melawan Rusia, potensi penolakan tetap besar. Di sisi lain, pernyataan Infantino dianggap berisiko memunculkan persepsi bahwa kembalinya Rusia tinggal menunggu waktu.
Di tengah dinamika politik sepak bola itu, situasi di Ukraina sendiri masih berat. Musim dingin yang ekstrem dan gangguan infrastruktur akibat serangan membuat kondisi masyarakat belum stabil.
UAF ikut berperan membantu, termasuk menyediakan fasilitas darurat bagi warga dan ruang aman bagi anak-anak untuk beraktivitas.
Bagi Shevchenko dan federasinya, pesan yang dibawa ke Brussel cukup tegas: selama kondisi belum berubah, larangan Rusia di sepak bola internasional harus tetap berlaku.
Kongres UEFA kali ini pun bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum penting yang bisa memengaruhi arah kebijakan sepak bola dunia ke depan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
