Gian Piero Gasperini. (Dok AS Roma)
JawaPos.com – Gian Piero Gasperini tidak menyangka musim pertamanya bersama AS Roma akan 'berjalan sebaik ini'. Ia menyatakan siap bertarung untuk mengamankan zona Liga Champions hingga akhir musim.
Giallorossi tahu bahwa hasil pertandingan lain telah menguntungkan mereka akhir pekan ini, karena Napoli, Milan, dan Juventus semuanya kalah, meski begitu hal ini memungkinkan Como dan Atalanta untuk mendekati lima besar.
Dan di pekan ke-26 Liga Italia, Roma membutuhkan hampir satu jam untuk membobol pertahanan Cremonese di Stadio Olimpico, melalui sundulan Bryan Cristante dan Evan N'Dicka, sebelum Niccolo Pisilli melengkapi kemenangan 3–0.
“Kami kesulitan di babak pertama, tidak mudah untuk menembus pertahanan mereka di sepertiga akhir lapangan, tetapi kemudian kami menggerakkan Cristante lebih dekat ke Malen, mencetak gol dari sepak pojok, dan itu membuka gol-gol selanjutnya,” ujarnya kepada DAZN Italia.
“Saya berharap semuanya akan berjalan baik di sini. Ketika saya melihat reaksi para pemain ini di beberapa sesi latihan pertama, saya yakin kami akan bermain sangat baik,” tambah Gasperini soal skuadnya.
“Mungkin tidak sebaik ini, tetapi semangat dari hari pertama sangat ambisius, solid, dan dengan banyak pemain muda yang sedang berkembang. Pemain seperti Pisilli, Venturino, Ghilardi, dan Ziolkowski semakin matang, sangat memuaskan untuk dilihat.”
Pasukan Serigala ibu kota sendiri sebelumnya belum pernah mencetak gol dari sepak pojok sejak pertandingan melawan Lecce, ketika gol tersebut dicetak oleh Artem Dovbyk pada awal tahun tepatnya (6/1).
“Cristante pernah mencetak gol seperti itu melawan Fiorentina, dia memiliki kemampuan mencetak gol dari bola mati, kami cenderung berganti-ganti pergerakan dalam situasi bola mati ini.”
“Selain berhasil mengeksekusi tendangan bebas dengan baik hari ini, saya rasa pergerakan kami juga bagus dan menciptakan ruang. Saya melihat banyak tim mencetak gol dari bola mati, kami sedikit tertinggal, tetapi berhasil mengejar ketertinggalan dengan dua gol malam ini,” pungkasnya.
Kemenangan ini sangat berarti bagi juru taktik berusia 68 tahun itu yang diraih tanpa beberapa pilar penting seperti Paulo Dybala, Matias Soule, Artem Dovbyk, Evan Ferguson, dan Stephan El Shaarawy yang cedera.
Bahkan, tambahan cedera datang saat skuad Roma melakukan pemansan sebelum laga melewan Cremonese tersebut. Mario Hermoso gagal main karena masalah otot dan digantikan pada menit terakhir oleh Daniele Ghilardi.
Selanjutnya, Giallorossi sudah dinanti tim papan atas yang kurang konsisten di pekan ke-27 Serie A. Mereka akan menyambut Juventus di ibu kota pada Senin (2/3) mendatang sebagai pembuktian apakah pasukan Gasperini mampu bertahan di zona Liga Champions hingga akhir musim.
