Wakil Norwegia, Bodo/Glimt, memastikan langkah ke babak 16 besar usai menyingkirkan Inter Milan dengan agregat telak 5-2. (Istimewa)
JawaPos.com - Kejutan besar tersaji di panggung Liga Champions 2025/2026. Wakil Norwegia, Bodo/Glimt, memastikan langkah ke babak 16 besar usai menyingkirkan Inter Milan dengan agregat telak 5-2. dalam duel playoff yang berakhir dramatis di Giuseppe Meazza.
Datang dengan status non-unggulan, Bodo/Glimt justru tampil percaya diri saat bertandang ke markas Inter. Kemenangan 2-1 di leg kedua menjadi penutup sempurna setelah sebelumnya mereka unggul 3-1 pada pertemuan pertama.
Hasil ini langsung masuk dalam daftar salah satu kejutan terbesar musim ini, mengingat Inter adalah finalis edisi sebelumnya dan difavoritkan melangkah jauh.
Bermain di depan pendukung sendiri, Inter sebenarnya mencoba tampil agresif sejak menit awal.
Namun, tim tamu menunjukkan kedisiplinan tinggi dalam bertahan dan efektif saat menyerang. Mereka mampu memanfaatkan celah di lini belakang tuan rumah dan tampil klinis di momen krusial.
Keberhasilan ini bukan sekadar lolos fase gugur. Bodo/Glimt juga mencatatkan rekor penting yang mempertegas pencapaian mereka.
Klub tersebut menjadi tim Norwegia pertama yang memenangi duel fase gugur Liga Champions sejak kompetisi berganti format pada 1992. Sebuah tonggak sejarah yang mempertegas perkembangan sepak bola Norwegia di level Eropa.
Tak hanya itu, Bodo/Glimt juga mencatat empat kemenangan beruntun atas klub dari lima liga top Eropa musim ini.
Catatan tersebut mengingatkan publik pada pencapaian legendaris Ajax musim 1971/1972, ketika dominasi tim luar arus utama mengguncang Eropa.
Perjalanan sensasional ini dimulai saat mereka menundukkan Manchester City dengan skor 3-1. Hasil tersebut menjadi sinyal awal bahwa Bodo/Glimt bukan sekadar penggembira. Setelah itu, mereka kembali membuat kejutan dengan menaklukkan Atletico Madrid 2-1 lewat permainan cepat dan agresif.
Dominasi atas Inter semakin mengukuhkan status mereka sebagai kuda hitam berbahaya. Empat kemenangan itu bukan hanya deretan angka, tetapi bukti bahwa tim asal Norwegia tersebut mampu bersaing dengan klub elite Eropa secara konsisten.
Kini, perhatian tertuju pada babak 16 besar.
Bodo/Glimt berpeluang menghadapi Manchester City atau Sporting Lisbon pada babak 16 besar Liga Champions.
Siapa pun lawannya, satu hal sudah pasti Bodo/Glimt tak lagi dipandang sebelah mata.
Musim ini menjadi bukti bahwa di Liga Champions, reputasi besar tak selalu menjamin hasil.
Dan Bodo/Glimt telah menunjukkan bahwa kerja kolektif, disiplin, serta keberanian bisa mengubah peta persaingan Eropa dalam sekejap.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
