Aksi Lloyd Kelly saat Juventus kalah dari Galatasaray. (Dok. Juventus)
JawaPos.com – Juventus punya tugas paling berat di antara tiga klub Serie A dalam upaya lolos ke fase knockout Liga Champions musim ini. Ketika Inter Milan (lawan FK Bodo/Glimt) dan Atalanta BC (lawan Borussia Dortmund) tertinggal dua gol, Juve harus membalikkan defisit tiga gol (kalah 2-5) atas Galatasaray.
Meski berat, Bianconeri –sebutan Juve– menolak lempar handuk dalam second leg playoff fase knockout di Allianz Stadium, Turin, dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 2/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB).
’’Percayalah, kami akan bisa keluar dari situasi sulit ini,’’ kata allenatore Juve Luciano Spalletti kepada Sport Mediaset.
Streak Kalah Tiga Laga
Sayangnya, konfidensi Juve tidak berbanding lurus dengan performa Bianconeri. Manuel Locatelli dkk mencatat streak kalah di tiga laga terakhir. Selain lawan Galatasary, Juve dikalahkan Inter Milan 2-3 (15/2) dan Como 1907 dengan dua gol tanpa balas dalam dua laga terakhir di Serie A.
Sejak era baru Serie A, Juve belum pernah merasakan streak empat kekalahan. Makanya, jelang laga ini, skuad Juve menggelar rapat darurat. ”Kami perlu menyamakan visi dan misi,” kata Spalletti dilansir dari Tutto Juve.
Tepis Rumor Ruang Ganti
Kekalahan beruntun Juve, salah satunya diklaim karena ruang ganti yang tidak harmonis. Media-media Turki, misalnya, mengusik fokus gelandang serang Juve dan timnas Turki, Kenan Yildiz. Surat kabar Fanatik menyebut adanya disharmonisasi antara Yildiz dan Spalletti.
Itu setelah melihat ekspresi Yildiz yang terlihat kurang senang ketika ditarik keluar oleh Spalletti pada menit ke-84 dalam laga lawan Como 1907. Namun, Tuttosport menyebut kabar tersebut penuh kebohongan karena relasi Yildiz-Spalletti dilaporkan baik-baik saja saat ini.
Teka-Teki Kondisi Osimhen
Dari Galatasaray, kondisi striker Victor Osimhen masih dipertanyakan. Osimhen yang mencatatkan dua umpan gol dalam first leg dikabarkan mengalami cedera. Tetapi, muncul kabar bahwa gaji Osimhen yang belum dibayarkan oleh Galatasaray membuat mantan bomber SSC Napoli itu menolak bergabung dalam latihan.
Ketika dikonfirmasi, Wakil Presiden Galatasaray Abdullah Kavukcu menyangkal berita tersebut. Menurutnya, pembayaran gaji di Galatasaray berbeda dengan klub-klub Eropa lainnya. ’’Dalam kasus kami, gaji Januari akan kami bayarkan pada Februari, gaji di Februari akan kami bayarkan pada Maret,” dalih Kavukcu di laman resmi klub.
Prediksi Susunan Pemain:
JUVENTUS (3-4-2-1): 16-Di Gregorio (g); 8-Koopmeiners, 3-Bremer, 6-Kelly; 22-McKennie, 5-Locatelli (c), 19-Thuram, 18-Kostic; 21-Miretti, 10-Yildiz; 30-David
Pelatih: Luciano Spalletti
Jersey pemain: Hitam-putih
Jersey kiper: Hijau
GALATASARAY (4-2-3-1): 1-Cakir (g); 7-Sallai, 6-Davinson Sanchez, 42-Bardakci, 4-Jakobs; 99-Lemina, 34-Torreira; 53-Yilmaz, 8-Sara, 77-Lang; 9-Icardi (c)
Pelatih: Okan Buruk
Jersey pemain: Coklat
Jersey kiper: Ungu
Wasit: Joao Pinheiro (Portugal)
Stadion: Allianz Stadium, Turin
Siaran Langsung: beIN Sports 2/beIN Sports Connect/Vidio pukul 03.00 WIB
Defisit Gol Terbanyak
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
