Wayne Rooney terbuka jadi asisten manajer Manchester United. (Istimewa)
JawaPos.com - Legenda Premier League, Wayne Rooney, tak terlalu yakin dengan peluang Chelsea di Liga Champions musim ini. Meski The Blues berhasil mengamankan tempat di fase gugur, Rooney memprediksi langkah mereka akan terhenti di babak perempat final.
Chelsea memastikan diri finis di delapan besar fase liga dan langsung lolos ke babak 16 besar. Di fase tersebut, mereka akan menghadapi salah satu dari dua lawan berat: juara bertahan PSG atau Newcastle. Undian yang akan segera digelar jelas menjadi momen penentuan arah perjalanan mereka.
Melansir Chelsea News, secara hitungan di atas kertas, kedua opsi sama-sama tidak mudah. Jika bertemu Newcastle, Chelsea berpotensi menjalani tiga laga beruntun melawan tim asuhan Eddie Howe, karena jadwal liga di Stamford Bridge akan berada di antara dua leg babak 16 besar. Intensitasnya? Sudah pasti tinggi.
Sementara itu, PSG menawarkan nuansa yang lebih glamor. Laga ini akan menjadi semacam ulangan final Piala Dunia Antarklub musim panas lalu, sekaligus pertemuan pertama kedua tim di kompetisi ini sejak musim 2015/2016. Aroma big match sudah terasa bahkan sebelum bola ditendang.
Kelima wakil Inggris memang masih bertahan di kompetisi, membuka peluang adanya juara dari Premier League. Namun Rooney tidak melihat Chelsea sebagai kandidat terkuat dari Inggris musim ini. Ia meyakini The Blues akan mampu melewati babak 16 besar, tetapi langkah mereka akan berhenti di delapan besar.
Pandangan itu sedikit berbeda dengan Theo Walcott, yang justru merasa Chelsea bisa langsung tersingkir oleh Newcastle atau PSG di babak 16 besar. Apa pun hasil undian nanti, satu hal jelas: perjalanan Chelsea tidak akan mulus.
Namun sebelum memikirkan Eropa, ada urusan domestik yang tak kalah krusial. Chelsea akan menghadapi Arsenal dalam derbi London akhir pekan ini—sebuah laga yang bisa berdampak besar terhadap moral tim.
Rekor pertemuan jelas tidak berpihak pada The Blues. Mereka belum pernah mengalahkan The Gunners sejak 2021. Dalam situasi di mana poin juga sempat hilang saat melawan Leeds dan Burnley, laga ini terasa seperti ujian mental sekaligus teknis.
Chelsea dipastikan tanpa Marc Cucurella dan Wesley Fofana yang terkena sanksi, sementara Estevao masih diragukan tampil karena masalah hamstring. Kondisi ini tentu menambah daftar pekerjaan rumah bagi tim pelatih.
Menarik melihat bagaimana Liam Rosenior meramu strategi untuk pertandingan sepenting ini. Kekalahan bukan hanya akan memperpanjang tren negatif melawan Arsenal, tetapi juga bisa menjadi pukulan telak bagi ambisi mereka mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
