Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Oktober 2025, 18.27 WIB

Warga Resah, Satpol PP Surabaya Pastikan Eks Lokalisasi Moroseneng Tak Beroperasi Lagi

Warga Resah, Satpol PP Surabaya Pastikan Eks Lokalisasi Moroseneng Tak Beroperasi Lagi. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Warga Resah, Satpol PP Surabaya Pastikan Eks Lokalisasi Moroseneng Tak Beroperasi Lagi. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Dugaan adanya aktivitas negatif di kawasan eks lokalisasi Moroseneng, Sememi, Benowo, membuat warga sekitar resah. Satpol PP Kota Surabaya pun turun tangan menindaklanjuti.

Baru-baru ini, Satpol PP Kota Surabaya bersama TNI-Polri dan perangkat wilayah setempat menggelar operasi di eks lokalisasi tersebut. Mereka menyisir satu per satu rumah untuk memastikan tidak ada aktivitas prostitusi.

“Eks lokalisasi ini sudah tutup sejak 2015, itu selalu dilakukan patroli dan pengawasan oleh Satpol PP Surabaya," tutur Camat Benowo Surabaya, Denny Christupel Tupamahu, Senin (13/10).

Dikatakam Denny, patroli dan pengawasan ini merupakan upaya pemerintah dalam merespons aduan masyarakat mengenai dugaan adanya aktivitas prostitusi yang meresahkan di kawasan eks lokalisasi Moroseneng.

Saat dilakukan pengecekan, petugas tidak menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan di kawasan tersebut. “Kami tidak menemukan aktivitas yang diduga (prostitusi) itu," tambahnya.

Sebab, rumah-rumah di sana terkunci rapat, bahkan digembok dari luar. Lampu rumah pun mati seperti tidak ada yang menempati.. Dalam artian, butuh tindakan sesuai untuk membuka rumah tak berpenghuni itu.

"Dikarenakan pintu terkunci, digembok dari luar. serta lampu mati, sehingga butuh tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Denny.

Kendati demikian, ia menegaskan bahwa kegiatan operasi dan pengawasan ini akan dilakukan secara masif di kawasan eks lokalisasi Moroseneng, sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir.

“Kegiatan ini akan berkelanjutan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyaraka. Ini juga akan dilanjutkan dengan koordinasi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan kecamatan di Surabaya," terangnya.

Denny menyebut patroli rutin dan pengawasan tidak hanya berlaku di Moroseneng, tetapi juga menyar kawasan eks lokalisasi lainnya. Harapannya aktivitas prostitusi hidup tidak hidup lagi di kawasan eks lokalisasi. 

“Tidak hanya di lokalisasi Moroseneng saja, tetapi eks lokalisasi Klakah Rejo. Kami selalu rutin setiap malam, dilakukan pengawasan mulai malam hari sampai pagi untuk mencegah jangan sampai marak lagi," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore