Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 November 2025, 11.48 WIB

Pemprov DKI Jakarta Perkuat Mitigasi Banjir: Siagakan 560 Pompa Stasioner hingga 3.908 Pasukan Biru

Personel polisi membantu evakuasi warga saat banjir di Kompleks Polri Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Personel polisi membantu evakuasi warga saat banjir di Kompleks Polri Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta, Selasa (18/11/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir akibat cuaca ekstrem. 

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum menegaskan bahwa seluruh perangkat terkait penanganan banjir telah berada dalam status siaga penuh.

"Kami memastikan seluruh perangkat pengendalian banjir dapat berfungsi optimal, baik sebelum, saat, maupun setelah terjadi hujan intensitas tinggi. Mitigasi banjir adalah kerja kolaboratif yang membutuhkan kecepatan, ketepatan, dan kesiapan infrastruktur," ujarnya.

Dalam upaya menjaga aliran air tetap terkendali, Dinas SDA menyiapkan dua jenis pompa yang dapat bergerak cepat di berbagai kondisi genangan.

Tercatat sebanyak 560 pompa stasioner di 191 lokasi. Serta 627 pompa mobile yang tersebar di lima wilayah administrasi.

Pompa mobile ini diprioritaskan untuk titik yang tak terjangkau pompa stasioner, terutama kawasan rawan genangan mendadak.

Pengerukan Besar-Besaran: Sisir 1.876 Titik

DKI Jakarta juga mempercepat pemeliharaan badan air agar kapasitas tampung sungai, waduk, dan situ tetap optimal. Total 756.000 m³ sedimentasi telah dikeruk dari 1.876 titik, dengan rincian:

  • 786 titik di Jakarta Timur
  • 290 titik di Jakarta Barat
  • 546 titik di Jakarta Utara
  • 93 titik di Jakarta Selatan
  • 161 titik di Jakarta Pusat

Untuk menunjang pengerjaan di lapangan, SDA mengoperasikan 258 excavator dan 449 dump truck.

Selain itu, konsep Nature-Based Solutions (NBS) juga diterapkan dalam pembangunan sejumlah waduk dan embung baru guna memperkuat ketahanan air jangka panjang.

Penanganan Banjir Rob di Pesisir Utara Jakarta

Khusus wilayah pesisir, SDA Jakarta Utara menyiagakan berbagai rumah pompa dan pintu air guna mengantisipasi banjir rob, termasuk:

  1. Pintu Air Marina
  2. Pompa/Polder Kali Asin
  3. Pompa Ancol
  4. Pompa Junction PIK
  5. Pompa Muara Angke
  6. Pompa Pasar Ikan
  7. Pompa Tanjungan
  8. Rumah Pompa Waduk Pluit
  9. Rumah Pompa Polder Kamal

Sebanyak 3.908 personel pasukan Biru juga diterjunkan untuk memantau kondisi lapangan, memperlancar aliran air, dan merespons cepat bila muncul genangan 

Ika berharap serangkaian upaya ini dapat meminimalkan gangguan pada aktivitas warga. Ia juga mengajak masyarakat aktif memantau informasi resmi.

"Kami mengajak masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi resmi. Kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dari upaya mitigasi bersama," imbuhnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore