Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Januari 2026, 19.18 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, Siswa Sekolah di Jakarta Kembali Belajar dari Rumah atau PJJ

Ilustrasi pengendara motor mogok saat menerobos banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta. (Ika Maryani/Antara) - Image

Ilustrasi pengendara motor mogok saat menerobos banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta. (Ika Maryani/Antara)

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta resmi mengambil langkah cepat menghadapi ancaman cuaca ekstrem yang melanda ibu kota. Dinas Pendidikan DKI Jakarta kembali menerapkan kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk seluruh satuan pendidikan di Jakarta guna menjamin keselamatan siswa.

Kebijakan ini merespons peringatan dini dari BPBD DKI Jakarta terkait potensi risiko cuaca buruk yang diprediksi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Keputusan tersebut tertuang dalam surat edaran yang dirilis oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana.

Langkah ini bukan tanpa alasan. Pemerintah ingin memastikan tidak ada peserta didik yang terjebak dalam situasi berbahaya saat menuju atau pulang dari sekolah.

"Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah dalam menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik, mengingat potensi risiko yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem," ujar Nahdiana, Jumat (23/1).

Masa Berlaku dan Aturan PJJ Terbaru

Berdasarkan surat edaran tersebut, PJJ di Jakarta akan berlangsung hingga 28 Januari 2026. Namun, durasi ini bersifat fleksibel dan akan terus dievaluasi mengikuti perkembangan cuaca di wilayah Jakarta.

Pihak sekolah diminta untuk tetap aktif memantau jalannya belajar daring. Jika terjadi kendala teknis di lapangan, sekolah wajib menyiapkan alternatif pembelajaran dan berkoordinasi dengan Suku Dinas Pendidikan setempat.

Peran Penting Orang Tua Selama Belajar Daring

Selain kesiapan teknis, komunikasi antara pihak sekolah dan wali murid menjadi faktor krusial dalam keberhasilan kebijakan ini. Nahdiana menekankan bahwa pengawasan di rumah sangat diperlukan agar kualitas pendidikan tidak menurun meski dilakukan secara jarak jauh.

"Koordinasi dan komunikasi dengan orang tua menjadi kunci agar pembelajaran tetap berlangsung efektif meskipun tidak dilakukan secara tatap muka," kata Nahdiana.

Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau seluruh warga sekolah untuk tetap waspada dan hanya memantau informasi dari kanal resmi pemerintah demi menghindari disinformasi selama kondisi cuaca ekstrem berlangsung.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore