Logo JawaPos
Author avatar - Image
08 November 2025, 16.54 WIB

Tak Hanya Bupati Ponorogo, Sekda hingga Dirut RSUD Turut Dibawa ke Gedung KPK

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (8/11). (Dery Ridwansah/ Jawa Pos) - Image

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (8/11). (Dery Ridwansah/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko telah tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Sabtu (8/11), sekitar pukul 08.10 WIB. Sugiri Sancoko yang terlihat mengenakan pakaian serba hitam dan masker memilih bungkam saat memasuki markas lembaga antirasuah.

Selain Bupati Ponorogo, tim penindakan KPK turut membawa sejumlah pejabat lain di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Mereka di antaranya Sekretaris Daerah (Sekda) Ponorogo, Direktur Utama (Dirut) RSUD, Kepala Bidang Mutasi Kesekretariatan Daerah, serta tiga pihak swasta.

"Pihak-pihak yang diamankan dan dibawa ke Jakarta pagi ini yaitu Bupati, Sekda, Dirut RSUD, Kabid Mutasi Setda, dan tiga pihak swasta. Salah satunya adik Bupati," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Sabtu (8/11).

Mereka akan kembali menjalani pemeriksaan intensif KPK untuk menentukan status hukum, setelah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Ponorogo, Jawa Timur, pada Jumat (7/11) kemarin.

Seluruhnya, KPK mengamankan total 13 orang saat OTT di Ponorogo, namun hanya tujuh orang yang dibawa ke markas KPK.

"Tujuh orang diantaranya pagi ini dibawa ke Jakarta," ujar Budi.

KPK menyebut, OTT terhadap Bupati Ponorogo diduga berkaitan dengan mutasi dan promosi jabatan. Meski demikian, KPK belum menjelaskan secara rinci konstruksi perkara dan identitas yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

KPK memiliki waktu 1x24 jam dalam menentukan status hukum yang diamankan. Lembaga antirasuah akan mengumumkannya ke publik dalam konferensi pers.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore