
Peresmian Pusat Layanan MRCAC di Siloam Hospitals Surabaya. (Istimewa)
JawaPos.com - Siloam Hospitals Surabaya kini memiliki pusat pelayanan kesehatan berteknologi tinggi dan berstandar global, bernama Mochtar Riady Center for Advanced Care (MRCAC).
Kehadiran MRCAC menandai langkah strategis dan komitmen Siloam dalam membangun layanan kesehatan di Jawa Timur dan Indonesia Timur, dengan pusat layanan medis unggulan di bidang kardiologi, onkologi, dan ortopedi.
Pendiri Siloam International Hospitals, Mochtar Riady menyampaikan MRCAC ini wujud nyata visi Siloam Hospitals untuk memberikan layanan kesehatan berstandar global yang berpadu dengan empati dan kepedulian.
"Melalui fasilitas ini, kami ingin memastikan masyarakat Surabaya dan Indonesia Timur bisa memperoleh pelayanan kesehatan terbaik tanpa harus pergi ke luar negeri. Inovasi medis harus hadir di tanah air," tutur Mochtar, Jumat (21/11).
Sementara itu, Presiden Direktur Siloam Hospitals, David Utama mengatakan, pusat layanan MRAC ini langkah strategis untuk menjawab kebutuhan penanganan penyakit kompleks di wilayah Indonesia timur.
“Kenapa disebut Advanced Care? Karena penyakit yang ingin kita tangani di Indonesia Timur ini sangat kompleks. Harapannya dengan teknologi canggih dan dokter spesialis, penanganan bisa optimal," ucapnya.
MRCAC memiliki 11 lantai dengan 212 tempat tidur dan berbagai teknologi medis terkini, seperti CT Scan 512 Slices yang menghasilkan pencitraan detail tinggi dengan paparan radiasi lebih rendah.
Ada juga PET scan yang mampu mendeteksi sel kanker sejak tahap awal, MRI 1.5 Tesla yang mampu memberikan gambar pencitraan medis tanpa radiasi lebih detail dan akurat, dengan pemindaian cepat untuk kenyamanan pasien.
"Lalu ada Cath Lab yang menyediakan pencitraan real-time, di MRCAC juga punya LINAC, radioterapi presisi tinggi dengan duras lebih cepat dan efek samping yang lebih rendah bagi pasien," terang David.
Pusat layanan MRCAC juga dilengkapi fasilitas Hydrotherapy Pool untuk mendukung rehabilitasi pascaoperasi ortopedi, stroke, dan gangguan saraf. Kemudian fasilitas snoezelen room, sensory integration, gym, dan fisioterapi.
"Tentunya, penanganan dilakukan oleh tenaga profesional untuk memastikan kenyamanan pasien. Kami didukung oleh 175 dokter spesialis yang terdiri dari 24 spesialisasi dan 56 sub-spesialisasi," paparnya.
Salah satu fasilitas unggulan MRCAC adalah ICU yang telah dibekali sistem pemantauan berbasis kecerdasan buatan (AI), yang mampu memberikan peringatan 30 menit sebelum pasien mengalami kondisi kritis.
“Dulu ICU menunggu pasien drop (kritis) baru kita bertindak. Dengan teknologi AI, 30 menit sebelum kondisi kritis, kami sudah mendapat alert. Ini lompatan besar untuk keselamatan pasien,” tukasnya.
Dengan dukungan tenaga medis profesional dan teknologi canggih, Siloam Hospitals optimis pusat layanan MRCAC dapat menjadi pusat rujukan di wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur.
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
