Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Desember 2025, 16.37 WIB

Stok Pangan Aman Selama Nataru, Sejumlah Komoditi Turun Harga

 

Satgas Pangan Polres Gresik menggelar inspeksi mendadak (sidak) sejumlah pasar dan ritel modern di Kota Pudak kemarin (24/12). (Ludry Prayoga/Jawa Pos Group )

 

JawaPos.com – Satgas Pangan Polres Gresik menggelar inspeksi mendadak (sidak) sejumlah pasar dan ritel modern di Kota Pudak Rabu (24/12). Hal tersebut sebagai langkah antisipasi lonjakan harga dan ketersediaan stok barang selama musim libur Natal dan Tahun Baru 2026 (nataru).

Kanit Pidek Satreskrim Polres Gresik Iptu Luthfi Hadi Nugroho menjelaskan bahwa fokus sidak pada pengendalian dan pengawasan harga beras. Termasuk memastikan harga eceran tertinggi (HET) di pasaran. "Masih relatif stabil, namun ada beberapa harga komoditi yang berubah," ungkapnya.

Misalnya dari hasil pemantauan di Pasar Baru Gresik, sejumlah komoditas bahan pokok mengalami penurunan harga. Diantaranya cabai rawit yang turun dari Rp 50 ribu menjadi Rp 40 ribu tiap kilogram. Serta cabai merah besar yang turun dari Rp 45 ribu menjadi Rp 25 per kilogram. "Untuk kebutuhan pokok lainnya masih berada pada kisaran normal," ungkap Alumnus Akpol 2021 itu.

Demikian halnya harga pada ritel modern. Harga beras premium berkisar Rp 14,9 ribu per kilogram. Serta beras SPHP berkisar Rp 12 ribu per kilogram. "Stok masih tercukupi hingga masa pergantian tahun. Namun akan terus kami awasi secara berkala, tidak terkecuali proses distribusi," papar Luthfi.

Petugas juga tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan barang kebutuhan pokok. Hal tersebut patut diantisipasi. Mengingat tren kenaikan permintaan biasa terjadi pada masa pergantian tahun.

"Kami juga menghimbau para pedagang agar tidak menjual bahan pokok melebihi HET. Untuk menjamin stabilitas harga serta ketersediaan," imbuh Kabid Pangan Dispertan Gresik Ahmad Fathony. 

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore